LEBANON, FOKUSJabar.id: Israel di laporkan melakukan serangan terhadap pangkalan penjaga perdamaian PBB yang berisi pasukan Indonesia di Lebanon Selatan.
Mengutip republika.co.id, seorang anggota kontingen pasukan perdamaian di laporkan gugur terkena serpihan rudal.
BACA JUGA:
Nilai Tukar Rupiah Melemah, Sentuh Rp17 Ribu di Tengah Gejolak Ekonomi Global
Pasukan Indonesia di serang di pangkalan di Aadshit al-Qusayr, di distrik Marjayoun, di selatan, lapor Kantor Berita Nasional Lebanon.
Penyiar Al Jadeed News melaporkan bahwa ada korban jiwa dan helikopter sedang mengangkut korban luka.
Kandice Ardiel, juru bicara Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), telah mengkonfirmasi bahwa beberapa penjaga perdamaian terluka setelah ledakan di posisi PBB di Lebanon selatan.
“Sebuah proyektil meledak di lokasi UNIFIL dekat Adshit al-Qusayr, mengakibatkan sejumlah penjaga perdamaian terluka,” kata Ardiel.
BACA JUGA:
China Buka Suara Soal Rencana Pertemuan Trump dan Xi Jinping
“Seorang penjaga perdamaian tewas secara tragis ketika sebuah proyektil meledak di posisi UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr,” katanya.
“Satu orang juga dilaporkan mengalami lukaparah,” ungkapnya.
“Kami tidak mengetahui asal muasal proyektil tersebut. Kami telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui semua keadaannya,” pungkasnya.
(Bambang Fouristian)



