spot_imgspot_img
Sabtu 28 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wakil Wal Kota Tasikmalaya Tinjau Lokasi Bencana Pohon Tumbang, Apresiasi Kinerja Tim Gabungan

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, meninjau langsung proses penanganan bencana pohon tumbang di Jalan Noenoeng Tisnasaputra, tepatnya di depan Kantor Balewiwitan Kahuripan, Tawang. Kehadirannya menjadi bentuk apresiasi terhadap para petugas yang terus berjibaku menormalisasi wilayah terdampak cuaca ekstrem.

Dicky Candra segera bergegas menuju lokasi evakuasi sekitar pukul 22.00 WIB, Jumat (27/3/2026) malam setelah menghadiri acara kemasyarakatan di wilayah Mangkubumi. Ia memfokuskan perhatian pada rumah milik Dian (45) yang mengalami kerusakan cukup parah akibat tertimpa batang pohon berukuran besar.

Baca Juga: Waspada Cuaca Buruk! Belasan Titik di Kota Tasikmalaya Terkepung Pohon Tumbang dan Banjir

Dalam peninjauan tersebut, Dicky Candra yang didampingi Kalak BPBD Hanafi dan Kepala Dinas PUTR Hendra Budiman, menyaksikan semangat petugas gabungan memotong batang pohon menggunakan gergaji mesin di bawah sisa gerimis malam.

Apresiasi Kolaborasi Lintas Sektor

Ia melontarkan pujian atas kinerja dan koordinasi cepat antara BPBD, TNI/Polri, Tagana, serta para relawan. Ia menilai sinergi yang baik membuat penanganan berbagai titik bencana, mulai dari rumah ambruk hingga pohon tumbang, berjalan tepat sasaran.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi rekan-rekan yang tanggap menangani bencana malam ini. Alhamdulillah, semua kejadian sudah tertangani dengan cepat. Kami berharap musibah serupa tidak terulang kembali di kemudian hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Wali Kota Tasikmalaya juga berencana meninjau langsung sejumlah titik bencana dalam waktu dekat. Langkah tersebut bertujuan memastikan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat serta menjamin seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan yang memadai.

Penjelasan Teknis Fenomena Downburst

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya, Hanafi, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem kali ini terpicu oleh aktivitas awan Cumulonimbus. Fenomena ini menimbulkan badai petir serta angin kencang mendadak (downburst) yang merusak infrastruktur kota.

Hanafi memastikan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD tetap siaga penuh selama 24 jam. Pihaknya mewajibkan seluruh personel, termasuk yang sedang libur, untuk berada dalam kondisi on-call guna merespons laporan masyarakat secara instan.

“Kami siaga 24 jam untuk memantau situasi. Kami juga meminta seluruh masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi hujan deras beserta angin kencang yang dapat membahayakan keselamatan,” pungkas Hanafi.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru