PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Pangandaran menghadirkan layanan pemantauan langsung (live) melalui kamera pengawas atau CCTV. Inovasi ini menyasar gerbang utama Pantai Pangandaran dan dapat diakses publik melalui laman resmi cctv.pangandarankab.go.id.
Langkah ini bertujuan memberikan kemudahan informasi bagi para wisatawan yang ingin memantau kondisi lalu lintas serta kepadatan kendaraan sebelum memasuki kawasan wisata. Pemerintah daerah memprediksi lonjakan pengunjung akan terjadi pada momen libur Lebaran 2026, sehingga kehadiran fitur ini menjadi solusi praktis untuk menghindari kemacetan.
Baca Juga: Tingginya Lonjakan Wisatawan Picu Sederet Kasus di Pangandaran
Kepala Diskominfo Pangandaran, Tonton Guntari, menjelaskan bahwa masyarakat dapat melihat secara langsung situasi terkini di pintu masuk pantai, mulai dari arus kendaraan hingga tingkat kepadatan pengunjung di lokasi.
Membantu Perencanaan Perjalanan Wisatawan
Tonton berharap fitur live streaming ini membantu wisatawan merencanakan waktu kunjungan secara lebih nyaman dan efisien. Selain bagi pelancong, data visual tersebut menjadi referensi penting bagi para pelaku usaha. Serta referensi untuk pihak terkait dalam mengambil keputusan operasional selama masa liburan.
“Kehadiran CCTV online ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis digital di Kabupaten Pangandaran,” ujar Tonton, Sabtu (28/3/2026).
Dukung Keamanan dan Perluasan Jangkauan
Layanan ini tidak hanya bermanfaat bagi wisatawan, tetapi juga mendukung kebutuhan pemangku kepentingan lainnya seperti aparat keamanan. Kemudian juga tentunya pengelola wisata, dan pemerintah daerah untuk memantau situasi secara real-time.
Diskominfo berencana menambah titik lokasi CCTV di berbagai area strategis lainnya secara bertahap. Perluasan cakupan pemantauan ini diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan informasi kepada masyarakat agar tetap aman dan terpercaya.
Pemerintah mengimbau para calon pengunjung untuk memanfaatkan layanan ini. Tentunya agar dapat memastikan kelancaran perjalanan menuju destinasi wisata unggulan di Jawa Barat tersebut.
(Sajidin)



