PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan penuh untuk mencari korban tenggelam yang terseret arus laut di Blok Bulak Setra, Pantai Timur Pangandaran. Petugas menyisir area perairan Cikidang sejak Jumat (27/3/2026) sore guna menemukan keberadaan seorang pelajar yang hilang terbawa ombak.
Korpos SAR Pangandaran, Edwin Purnama, menegaskan bahwa pihaknya tengah memaksimalkan berbagai alutsista air dalam operasi pencarian ini. Tim di lapangan menghadapi tantangan berat berupa arus kuat dan gelombang laut yang cukup tinggi di lokasi kejadian.
Baca Juga: Dua Pelajar SMP Terseret Ombak Besar di Pantai Timur Pangandaran
“Kami melakukan penyisiran menggunakan jet ski dan perahu jukung. Kapal patroli Satpol Airud Polres Pangandaran juga turut memperkuat armada pencarian di titik-titik krusial,” ujar Edwin.
Sinergi Tim Gabungan dan Kepolisian
Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi erat antara Basarnas, Satpol Airud Polres Pangandaran, TNI AL, serta relawan dari Pangandaran Dive Club dan SAR Barakuda. Seluruh personel bekerja sama memantau setiap pergerakan arus yang berpotensi membawa posisi korban.
Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, mengonfirmasi bahwa Muhamad Luthfi Padilah (14) hingga kini belum ditemukan. Sementara itu, satu korban lainnya, Muhamad Harian Azam (11), berhasil selamat dari gulungan ombak maut tersebut.
“Kedua korban merupakan pelajar asal Dusun Kalapa Tiga, Desa Babakan. Kami sudah mendatangi dan mengolah tempat kejadian perkara (TKP) serta terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk mempercepat proses pencarian,” kata AKBP Ikrar Potawari.
Peringatan Keras bagi Wisatawan dan Warga
Merespons tragedi ini, pihak kepolisian mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat lokal maupun wisatawan. Kapolres meminta semua pihak untuk tidak melakukan aktivitas berenang di area yang tidak masuk dalam zona aman pengawasan.
“Kondisi ombak saat ini sedang sangat tinggi dengan arus yang sangat kuat. Kami mengharapkan masyarakat hanya beraktivitas di area yang telah kami tentukan demi menjamin keselamatan jiwa,” pungkasnya.
Petugas akan terus melanjutkan pencarian secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan visibilitas di perairan Pantai Timur Pangandaran.
(Sajidin)



