BANDUNG,FOKUSJabar.id: KONI Kota Bandung mengerahkan lebih dari seribu atlet untuk memperebutkan gelar juara umum pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV tahun 2026. Kota Bandung membidik target besar untuk merebut kembali titel tertinggi dalam ajang olahraga terakbar di Tanah Pasundan tersebut.
Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi, menjelaskan bahwa Porprov Jabar XV akan mempertandingkan 1.156 nomor dari 92 cabang olahraga. Ajang ini akan berlangsung pada 7–20 November 2026 dengan menunjuk Kota Bogor, Kota Bekasi, dan Kota Depok sebagai tuan rumah utama, serta mendapat dukungan dari Kota Bandung, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Sumedang sebagai tuan rumah penunjang.
Baca Juga: 24 Pemain Timnas Indonesia versi FIFA Series 2026
“Kota Bandung sudah sangat siap menghadapi Porprov Jabar XV, baik sebagai peserta maupun tuan rumah penunjang. Kami akan menggelar pertandingan untuk lima cabang olahraga, yakni sofbal, basebal, soft tennis, tenis, woodball, serta satu cabang eksibisi trial run,” ujar Nuryadi di Sekretariat KONI Kota Bandung, Kamis (26/3/2026).
Status Kelolosan Atlet
Menghadapi persaingan ketat nanti, KONI Kota Bandung telah menyiapkan atlet di hampir seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan, kecuali pada nomor paramotor dan ice skating.
“Kami telah mendaftarkan 1.895 orang melalui portal Jabar Istimewa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.122 atlet sudah mengantongi tiket lolos babak kualifikasi di cabang olahraga masing-masing,” tambah Nuryadi.
Program Unggulan Pembinaan Prestasi
Guna menjamin pencapaian medali emas, KONI Kota Bandung menjalankan pembinaan prestasi berkelanjutan melalui dua program utama:
- Tunjangan Prestasi (Tupres): Melibatkan 165 atlet perorangan dari 50 cabang olahraga.
- Latihan Kecabangan Khusus (Latcabsus): Diikuti oleh 275 atlet dari 46 cabang olahraga potensial medali.
Selain penguatan teknis, Pemerintah Kota Bandung memberikan dukungan anggaran melalui dana hibah untuk operasional cabang olahraga dan bantuan kejuaraan. Nuryadi berharap dukungan finansial ini mampu memicu motivasi atlet untuk tampil maksimal di lapangan.
Peta Persaingan dan Target Emas
Nuryadi mengakui persaingan memperebutkan juara umum akan berlangsung sangat ketat. Kemudian Kota Bandung harus mewaspadai kekuatan tuan rumah serta daerah pesaing utama seperti Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bandung.
“Setelah gagal meraih gelar di tiga edisi terakhir, kami bertekad mengembalikan supremasi juara umum ke Kota Bandung tahun ini. Kami memasang target maksimal meraih 20 persen medali emas dari total nomor yang tersedia,” tegas Nuryadi.
(Ageng)



