spot_imgspot_img
Kamis 26 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Dinkes Jabar Terjunkan 12 Unit Layanan Kesehatan Mobile di Jalur Mudik

KARAWANG,FOKUSJabar.id: Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat (Jabar) memperkuat pengawasan kesehatan para pemudik selama periode Idulfitri 2026. Instansi ini menghadirkan berbagai fasilitas medis di titik-titik strategis jalur mudik guna memastikan kondisi fisik masyarakat tetap terjaga selama perjalanan jauh, Kamis (26/3/2026).

Inovasi menonjol tahun ini melibatkan pengoperasian minibus layanan kesehatan yang sebelumnya merupakan kendaraan dinas Gubernur Jawa Barat. Pemerintah mengalihfungsikan kendaraan tersebut untuk memberikan penanganan medis yang cepat dan praktis bagi pemudik di tengah kemacetan.

Baca Juga: Dua Anak Harimau Mati, Pemkot akan Evaluasi Bandung Zoo

Titik Operasional dan Jadwal Layanan

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi, menjelaskan bahwa pihaknya memfokuskan operasional minibus tersebut di sejumlah rest area wilayah Kabupaten Karawang. Pemilihan lokasi ini merujuk pada tingginya kepadatan arus lalu lintas di jalur tersebut setiap musim mudik.

Tim medis telah merampungkan tahap awal pelayanan di rest area KM 57 pada 16 dan 17 Maret 2026. Kini, layanan tersebut berpindah ke rest area KM 62 untuk melayani masyarakat pada 26 dan 27 Maret 2026 guna menjangkau lebih banyak pemudik.

“Tim kesehatan dari RSUD Welas Asih memberikan berbagai layanan di dalam minibus, mulai dari pemeriksaan umum, rekam jantung (EKG), hingga layanan ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil,” ujar Vini.

Fasilitas Medis Lengkap dan Gratis

Dinkes Jawa Barat melengkapi mobil layanan ini dengan peralatan penunjang yang mumpuni, antara lain:

  • Peralatan Darurat: Emergency kit dan alat kejut jantung (defibrillator).
  • Pemantauan: Monitor tanda vital dan perangkat pemeriksaan indra.
  • Kapasitas Armada: Total 12 unit mobil layanan kesehatan yang siaga di KM 57 dan KM 62.

Masyarakat dapat memanfaatkan seluruh fasilitas pemeriksaan ini tanpa pemungutan biaya sedikit pun. Kehadiran 12 unit armada ini harapannya mampu meningkatkan kapasitas pelayanan medis secara signifikan. Tentunya untuk pemudik yang mengalami gangguan kesehatan di jalan.

Melalui fasilitas gratis ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang pulang ke kampung halaman. Sekaligus menekan risiko fatalitas akibat masalah kesehatan selama arus mudik dan balik.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru