PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Agus, seorang sopir Bus CS Tran dari Bandung mengaku terbantu oleh kebijakan baru yang di buat pemerintah Kabupaten Pangandaran terkait penerapan Bus besar di parkir di terminal eks pasar wisata Pangandaran.
Menurutnya langkah ini tidak merepotkan para sopir yang membawa kendaraan besar. Hal ini karena akses jalan di dalam kawasan wisata terbilang sempit untuk di lalui kendaraan besar.
”Kalau saya mah sebagai sopir bus aturan ini sangat bagus. Jadi engga ribet soalnya kalau masuk ke hotel apalagi jalannya sempit itu sangat susah. Apalagi saya bawa bus besar segede ini,” ujar Agus di temui di terminal eks pasar wisata Pangandaran Selasa, (24/3/2026).
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Meningkat, Perempatan Ajot Pangandaran Macet
Agus yang membawa wisatawan sebanyak 50 itu mengatakan, tiba di terminal eks pasar wisata sekitar pukul 09:00 WIB pagi. Kemudian wisatawan tersebut di bawa oleh kendaraan bus shuttle milik Pemda.
Namun menurutnya, keberadaan shuttle tersebut perlu disosialisasikan lebih masif lagi. Sebab para wisatawan masih belum faham dengan peraturan baru tersebut.
”Kalau wisatawan masih bingung, soalnya tadi juga pas turun masih celingak-celinguk kenapa engga sampai ke penginapan. Tapi tadi saya sudah kasih penjelasan dan kondusif,” katanya.
Mempermudah Wisatawan Nikmati Liburan
Sementara itu, Nena (34) wisatawan dari Bandung mengungkapkan bahwa kebijakan tersebut sangat mempermudah para wisatawan untuk menikmati liburannya ke Pangandaran.
Namun sebelumnya ia sempat merasa kebingungan dengan keberadaan shuttle tersebut.
Baca juga: Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisatawan Pangandaran Meningkat Signifikan
”Tadi sempat bingung kenapa di turunin di terminal. Karena kan jarak ke penginapan lumayan jauh. Tapi tadi pas nanya petugas ternyata ada mobil jemputan. Jadi Alhamdulillah semuanya lancar,” ungkapnya.
Sekedar informasi, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyiapkan 12 kendaraan Shuttle dengan kapasitas 50 penumpang. Kendaraan tersebut bergerak dari terminal eks pasar wisata Pangandaran menuju pantai timur dan Pantai Barat.
Kendaraan tersebut berwarna putih bercorak biru dengan fasilitas full AC. Penumpang yang menggunakan kendaraan tersebut tidak di pungut biaya sepeserpun alias gratis.
(Sajidin)



