TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Meski euforia Idulfitri mulai memasuki fase landai. Namun, pesona objek wisata Cipanas Galunggung Kabupaten Tasikmalaya justru semakin menjadi incaran para wisatawan.
Memasuki hari ketiga libur Lebaran, Selasa (24/3/2026), destinasi ikonik di kaki Gunung Galunggung, jadi tujuan bagi ribuan pelancong yang ingin mencicipi segarnya pemandian air panas alami.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, masih mengular di jalur akses utama.
Baca Juga: Remaja Asal Purbaratu Tasikmalaya Terdampar di Lamongan
Walau sempat terjadi ketersendatan di beberapa titik, hal itu tak menyurutkan semangat wisatawan lokal maupun luar daerah untuk menikmati sisa masa cuti bersama.
Mengapa Cipanas Galunggung Masih Ramai?
Menurut Plt Koordinator Wisata Cipanas Galunggung, Nana Djuanda, tren kunjungan memang mulai bergeser. Jika hari pertama dan kedua adalah puncak serbuan, hari ketiga ini volume pengunjung mulai lebih stabil namun tetap tinggi.
”Memang ada penurunan jika di banding kemarin, karena sebagian orang sudah mulai packing untuk kembali bekerja. Tapi arus masuk tetap konsisten dari pagi hingga siang ini,” jelas Nana.
Nana menjelaskan ada beberapa alasan mengapa objek wisata Cipanas Galunggung tetap jadi pilihan utama di momen libur lebaran 2026 sekarang ini.
1. Relaksasi Alami: Air panas belerang Galunggung di percaya ampuh melepas penat setelah silaturahmi yang padat.
2. Panorama Sejuk: Udara pegunungan yang asri menjadi pelarian sempurna dari teriknya cuaca kota.
3. Wisata Keluarga Murah Meriah: Fasilitas kolam yang luas cocok untuk segala usia, dari anak-anak hingga lansia.
Akankah Pihak Swasta Ambil Alih?
Di balik ramainya kunjungan, terselip isu hangat mengenai masa depan pengelolaan Cipanas Galunggung. Muncul wacana bahwa destinasi ini akan di kelola oleh pihak swasta demi meningkatkan standar pelayanan internasional.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya, Taufik memberikan klarifikasi bahwa rencana tersebut masih hijau.
Baca Juga: Pantai Sindangkerta Tasikmalaya Dibanjiri Wisatawan
”Itu masih dalam tahap pembahasan awal. Mengingat kami juga baru di lantik, belum ada langkah konkret atau keputusan yang di ambil dalam waktu dekat,” ujar Taufik singkat.
Wacana ini memang menarik perhatian banyak pihak. Jika terealisasi dengan profesional, Cipanas Galunggung di prediksi bisa bertransformasi menjadi destinasi kelas dunia tanpa menghilangkan identitas alamnya.
Daya tarik Cipanas Galunggung adalah bukti bahwa wisata alam tetap menjadi juara di hati masyarakat terutama di hari libur lebaran 2026 sekarang ini.
(Abdul Latif)



