BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Bandung menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk pelaksanaan Salat Id yang akan di gelar di Plaza Balai Kota Bandung.
Kegiatan ini di jadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026, dan terbuka bagi seluruh masyarakat.
BACA JUGA:
Tata Cara Salat Idulfitri Lengkap dengan Bacaannya
Pelaksanaan Salat Id akan di mulai pukul 06.00 WIB. Masyarakat di imbau untuk datang lebih awal agar dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan nyaman.
Tahun ini, lokasi pelaksanaan di pusatkan di Plaza Balai Kota Bandung sesuai arahan Wali Kota Bandung.
Kebijakan ini bertujuan untuk memudahkan koordinasi sekaligus menghadirkan ruang ibadah bersama di pusat kota.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, di jadwalkan akan melaksanakan salat bersama masyarakat. Ia juga akan di dampingi oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah.
Untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah jamaah, Dinas Perhubungan Kota Bandung telah menyiapkan sejumlah kantong parkir di sekitar kawasan Balai Kota.
Area utama parkir di fokuskan di sisi selatan dan barat kompleks tersebut.
Selain lokasi utama, sejumlah titik alternatif juga di siapkan. Beberapa di antaranya berada di kawasan Taman Dewi Sartika, area Masjid Al Ukhuwah, area parkir Inspektorat di Jalan Aceh, serta badan Jalan Wastukancana di sisi kiri jalan.
BACA JUGA:
Warga Muhammadiyah di Pangandaran Lebih Awal Laksanakan Sholat Idulfitri
“Parkir utama tetap di balai kota, terutama di sisi selatan dan barat. Tapi kita juga siapkan alternatif seperti di Taman Dewi Sartika, Ukhuwah, Jalan Aceh, dan Wastukancana,” jelasnya, Jumat, 20 Maret 2026.
Pemanfaatan fasilitas tambahan juga di mungkinkan, termasuk area basemen Masjid Al Ukhuwah. Penggunaan lokasi tersebut di perbolehkan selama tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitarnya.
“Basemen Ukhuwah boleh di pakai. Namanya ibadah tidak bisa di halangi, selama tidak mengganggu lalu lintas, silakan di manfaatkan,” katanya.
Untuk memastikan kelancaran mobilitas kendaraan, Dinas Perhubungan akan menurunkan sekitar 15-20 personel di sejumlah titik strategis.
Petugas akan bertugas mengatur arus lalu lintas sekaligus membantu pengendara dalam mencari lokasi parkir.
“Personel akan kita plot di lapangan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan parkir. Sekitar 15 sampai 20 anggota akan di turunkan,” katanya.
Ia menambahkan, kondisi lalu lintas pada pagi hari di perkirakan relatif lengang sehingga beberapa ruas jalan dapat di gunakan secara situasional untuk parkir tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.
(Jingga Sonjaya)



