spot_imgspot_img
Sabtu 21 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bolehkah Puasa di Hari Raya Idulfitri? Ini Penjelasannya

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Puasa merupakan ibadah yang memiliki peran penting dalam kehidupan umat Muslim. Khususnya selama bulan Ramadan.

Meski demikian, terdapat waktu-waktu tertentu yang telah di tetapkan dalam syariat sebagai hari yang tidak di perbolehkan untuk berpuasa.

BACA JUGA:

Tata Cara Salat Idulfitri Lengkap dengan Bacaannya

Salah satu hari yang termasuk dalam larangan tersebut adalah tanggal 1 Syawal yang di kenal sebagai Hari Raya Idulfitri.

Pada momen ini, umat Muslim merayakan berakhirnya Ramadan dengan suasana kebahagiaan dan kebersamaan.

Perayaan Idulfitri tidak hanya di maknai sebagai penutup ibadah puasa, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mempererat hubungan sosial melalui silaturahmi dan berbagi kebahagiaan dengan sesama.

Dalam ketentuan hukum Islam, puasa pada tanggal 1 Syawal di nyatakan haram. Larangan ini berlaku untuk seluruh jenis puasa. Baik yang bersifat sunnah, qadha maupun nazar.

Ketetapan tersebut bersandar pada ajaran yang melarang pelaksanaan puasa pada hari raya.

Hari Idulfitri di tetapkan sebagai waktu untuk makan, minum serta menikmati kebahagiaan setelah menjalani ibadah Ramadan.

Kesepakatan para ulama juga memperkuat hukum ini. Mereka menyatakan bahwa puasa yang di lakukan pada hari raya tidak sah dan tidak bernilai sebagai ibadah.

Dengan demikian, pelaksanaan puasa pada 1 Syawal tidak hanya bertentangan dengan ketentuan. Tetapi juga tidak memberikan manfaat ibadah bagi pelakunya.

BACA JUGA:

Warga Muhammadiyah Gelar Salat Ied di Alun-alun Dadaha Tasikmalaya

Larangan ini memiliki makna yang selaras dengan filosofi Idulfitri. Hari tersebut menjadi simbol kemenangan, rasa syukur serta momentum untuk kembali mempererat hubungan dengan sesama.

Selain itu, ketentuan ini mencerminkan keseimbangan dalam ajaran Islam. Setelah menjalani masa ibadah yang intens selama Ramadan, umat di berikan ruang untuk menikmati hari raya tanpa kewajiban berpuasa.

Bagi mereka yang masih memiliki kewajiban puasa qadha, pelaksanaannya dapat di lakukan setelah hari raya.

Puasa tersebut tidak di perkenankan di laksanakan tepat pada tanggal 1 Syawal.

Setelah Idulfitri, umat Muslim kembali di anjurkan untuk melaksanakan ibadah puasa. Salah satunya puasa enam hari di bulan Syawal.

Pelaksanaan ibadah ini di mulai setelah hari raya dan dapat di lakukan sesuai kemampuan masing-masing.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru