spot_imgspot_img
Sabtu 14 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Angkot hingga Andong di Jabar Terima Kompensasi

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai mendistribusikan dana kompensasi bagi ribuan pengemudi angkutan tradisional, termasuk sopir angkot, penarik becak, hingga kusir andong. Langkah ini merupakan kompensasi atas hilangnya penghasilan mereka akibat kebijakan pembatasan operasional selama masa mudik dan balik Idulfitri 2026.

Kebijakan meliburkan angkutan tradisional di sejumlah titik krusial bertujuan untuk menertibkan arus lalu lintas dan menjamin keamanan pemudik. Melalui bantuan ini, pemerintah memastikan para pengemudi tetap memiliki pemasukan meski tidak menarik penumpang selama periode Lebaran.

Baca Juga: CIPS Dorong Regulasi Gig Economy yang Lebih Tepat Sasaran di Indonesia

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa sekitar 3.000 pengemudi di berbagai wilayah akan menerima manfaat dari program ini. Total dana yang terserap mencapai Rp6,9 miliar.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Jabar. Seluruh dana mulai mengalir malam ini dan targetnya selesai besok,” ujar Dedi usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Mapolda Jabar, Kamis, lalu (12/3/2026).

Penerima bantuan tersebar di beberapa daerah strategis seperti Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, hingga Kota Bandung. Pemerintah mengatur waktu libur para sopir secara situasional, baik sebelum hari raya untuk arus mudik maupun setelah hari raya guna mengantisipasi kepadatan arus wisata.

Inovasi Layanan Kesehatan di Tol Cipali

Selain bantuan finansial, Dedi membuat terobosan dengan mengubah mobil dinas Mercy miliknya menjadi kendaraan layanan medis darurat. Mobil tersebut akan bersiaga di Tol Cipali guna memberikan bantuan darurat. Hal ini berkaca dari kejadian warga yang terpaksa melahirkan di pinggir jalan tol.

“Kami meluncurkan mobil ini ke Tol Cipali. Jadi, jika nanti ada warga yang harus melahirkan di perjalanan, mereka bisa mendapatkan fasilitas di dalam mobil Mercy, bukan lagi di bahu jalan,” tegas Dedi.

Menutup keterangannya, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk mengapresiasi para petugas lapangan yang tetap bekerja di hari raya. Termasuk petugas kebersihan yang menjaga keasrian lokasi salat Id. Ia mengucapkan terima kasih atas dedikasi mereka yang merelakan waktu bersama keluarga demi kelancaran hari kemenangan.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru