TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, menyambut kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tasikmalaya, Agung Hartadi, di ruang kerjanya pada Jumat (13/3/2026). Pertemuan ini membahas persiapan pelatihan bagi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) guna melakukan verifikasi lapangan (ground check) tahap 2 bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI-JKN) yang berstatus non-aktif.
Dalam pertemuan tersebut, Agung Hartadi menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar pelatihan pada 31 Maret 2026 mendatang. Sementara itu, proses ground check tahap 2 akan berlangsung selama 30 hari kerja mulai awal April 2026.
Baca juga: KAI Daop 2 Bandung Resmi Fungsikan Stasiun Rajapolah Tasikmalaya untuk KA Serayu
Ia mengapresiasi rencana tersebut dan mendorong kolaborasi erat antara Pemerintah Kota Tasikmalaya, BPS, serta tim PKH. Selanjutnya Ia menilai kerja sama semua pihak menjadi kunci kelancaran verifikasi data di lapangan.
“Kami ingin memastikan data yang masuk benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, masyarakat yang layak akan menerima bantuan PBI-JKN secara tepat sasaran,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Ia menambahkan, akurasi data merupakan pilar utama dalam penyaluran bantuan sosial. Kemudian Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya BPS dan PKH dalam mendata ulang penerima manfaat demi meningkatkan kesejahteraan warga Kota Tasikmalaya.
Pertemuan ini harapannya mampu memperkuat koordinasi antarinstansi sehingga penyaluran bantuan PBI berjalan lebih efektif dan efisien. Iajuga menegaskan, artisipasi aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan proses validasi data ini.
“Verifikasi lapangan ini menjadi langkah krusial untuk menghasilkan data yang tepat. Kami berkomitmen mengawal proses ini agar bantuan menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.
(Seda)


