TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Universitas Mayasari Bakti (UMB) Tasikmalaya bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tasikmalaya serta TikTok Shop by Tokopedia menggelar sosialisasi program Start Academy TikTok Shop bagi mahasiswa. Kegiatan berlangsung di Kampus Utama UMB, Jalan Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Kamis (12/3/2026).
Program ini menjadi kegiatan perdana TikTok Indonesia di Jawa Barat dan langsung mendapat sambutan antusias dari ratusan mahasiswa yang mengikuti acara entrepreneur tersebut.
Rektor UMB, Dr. Yusuf Abdullah, hadir langsung dalam kegiatan itu bersama Ketua KADIN Kota Tasikmalaya Asep Saepulloh dan perwakilan TikTok Shop Indonesia.
Dr. Yusuf Abdullah mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada UMB sebagai kampus pertama di Jawa Barat yang menjadi lokasi pelaksanaan Start Academy TikTok Shop. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi kampus yang menekankan kemandirian dan jiwa socio-technopreneur bagi mahasiswa.
Ia menegaskan lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mencari pekerjaan, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang usaha.
“Saya berharap mahasiswa mengambil semangatnya, bukan hanya melihat hasilnya. Kolaborasi ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar menghasilkan uang sendiri meskipun masih kuliah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan keterampilan ekonomi agar mahasiswa memiliki daya saing lebih tinggi setelah lulus.
Mahasiswa Harus Mampu Beradaptasi dengan Perkembangan Digital
Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh, menilai mahasiswa saat ini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan digital. Menurutnya, dunia industri membutuhkan generasi yang memiliki keterampilan, kreativitas, dan keberanian memulai usaha sejak dini.
Ia mendorong mahasiswa tidak menunggu lulus untuk belajar berbisnis, tetapi mulai dari usaha kecil yang ditekuni secara serius.
“Kuliah sambil belajar usaha dan menambah skill menjadi kunci agar mahasiswa siap menghadapi dunia kerja maupun membuka lapangan pekerjaan sendiri,” katanya.
Asep juga menilai program Start Academy TikTok Shop memberi peluang besar bagi mahasiswa untuk mengenal dunia digital commerce. Sekaligus membangun mental entrepreneur.
Peserta tidak hanya mendapatkan materi bisnis digital. Tetapi juga berkesempatan memperoleh penghasilan, mengikuti pelatihan, hingga peluang magang di mitra industri TikTok Shop.
Perwakilan TikTok Shop Indonesia, Sahrul, menyampaikan terima kasih kepada Universitas Mayasari Bakti atas kerja sama dalam pelaksanaan sosialisasi program tersebut. Ia menjelaskan rancangan Start Academy yakni untuk menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri digital.
Melalui program ini, mahasiswa dapat mengikuti pelatihan bersertifikat di bidang content operations, content host, digital entrepreneur, hingga content creator.
Menurutnya, program ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa, menghadirkan pelatihan praktis, serta mendorong integrasi pembelajaran e-commerce ke dalam lingkungan perguruan tinggi.
Antusiasme terlihat dari para mahasiswa yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Banyak peserta langsung menyatakan minat untuk mendaftar pada pelaksanaan Start Academy TikTok Shop pada musim berikutnya.
(Seda)


