spot_imgspot_img
Selasa 10 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tebing di Sukahurip Pangandaran Longsor Timpa Rumah

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Tebing setinggi kurang lebih 10 meter longsor menimpa proyek pembangunan rumah relokasi eks penghuni Pasar Wisata (PW) Pangandaran. Bencana tersebut tepatnya di wilayah Desa Sukahurip, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran.

‎‎Pantauan di lokasi Selasa, (10/3/2026) menunjukkan material tebing merosot ke bawah menimpa bangunan rumah yang sedang di bangun pihak ketiga hingga rusak parah.

‎Bebatuan berukuran jumbo merangsek masuk ke dalam bangunan rumah. Material bangunan seperti asbes, kayu hingga pondasi nampak hancur di hantam batu raksasa tersebut.

Baca Juga: Evaluasi Program MBG, Satgas Pangandaran Libatkan DLH, Dinkes, dan Disdik

‎Tebing longsor di kawasan tersebut terjadi di tiga titik lokasi yang jaraknya tidak jauh dari bangunan rumah.

‎Berdasarkan informasi yang di himpun, sebanyak 152 unit rumah berukuran 6×4 meter masih dalam proses pembangunan. Masing-masing rumah dengan biaya sebesar Rp20 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 Pangandaran.

‎Oda (60) penerima manfaat mengatakan, kejadian longsor terjadi pada Minggu 8 Maret 2026 sekitar pukul 15:00 WIB. Saat sebelum kejadian terdengar suara pergeseran tanah.

‎”Pas pertama ada suara peretek-peretek, orang yang di dalam rumah langsung pergi ke luar. Langsung kejadian longsor,” kata Oda di lokasi kejadian.

‎Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa, hanya menghancurkan rumah miliknya yang sedang di bangun. Menurut Oda, pembangun rumah tersebut sudah mencapai 70 persen.

Baca Juga: KNPI Pangandaran Soroti Program MBG, Jangan Sampai Jadi Proyek Gagal

‎Oda mengaku bingung harus meminta pertanggungjawaban kepada siapa atas peristiwa tersebut. “Kalau mau minta ganti harus minta sama siapa?,” katanya.

‎Saat ini, ia juga belum melaporkan peristiwa bencana tersebut kepada pihak manapun. Namun Oda bertekad akan menyelesaikan pembangunan tersebut menggunakan uang pribadinya hingga selsai, meski ia orang tidak mampu.

‎”Mungkin akan di bangun seperti semula. Kita mah tidak akan mundur, meski saya orang kecil,” ujarnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru