spot_imgspot_img
Selasa 10 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

RSJK Tasikmalaya Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Rumah Sakit Jasa Kartini (RSJK) Tasikmalaya terus menunjukkan kiprahnya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui peningkatan profesional SDM kesehatan rumah sakit dan peningkatan sarana pelayanan.

Sejak berdiri 9 Maret 1997 silam, RSJK terus bertransformasi untuk  memposisikan diri sebagai rumah sakit swasta dengan pelayanan kesehatan yang terkemuka di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

BACA JUGA:

Duh! Pasir Muara Ciwulan Tasikmalaya Dikeruk Ilegal?

Menginjak 29 tahun, RSJK Tasikmalaya terus berkiprah  meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan masyarakat serta memperteguh komitmennya dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Sebagai wujud rasa syukur, pihak RSJK Tasikmalaya menggelar kegiatan amal. Mulai dari peringatan Nuzulul Quran, tausyiah keagamaan, santunan anak yatim piatu dan warga sekitar, silaturahmi bersama dengan insan Media dan memberangkatkan ibadah umrah sejumlah pegawai.

Sebelumnya, RS Jasa Kartini telah menggelar kegiatan bakti sosial di wilayah Gunung Tanjung Kabupaten Tasikmalaya. Di antaranya, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi gizi, konsultasi kesehatan dan pemberian sembako.

Tak hanya itu, berbagai perlombaan dengan melibatkan keluarga pegawai, pasiendan keluarga serta pengunjung.

Harlah ke-29 mengusung tema Adaptive, Competent and Beyon. Ini menegaskan RS Jasa Kartini terus maju, profesional dan siap melampaui standar pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur Utama PT Karsa Abdi Husada yang menaungi RS Jasa Kartini Tasikmalaya, Cecep Hendra mengatakan, RSJK terus gencar mewujudkan pelayanan kesehatan prima melalui sistem layanan digital untuk memudahkan akses pasien dan meningkatkan kepuasan masyarakat.

BACA JUGA:

Sinergi Kodim 0612 Tasikmalaya dan Hi-Look Bergerak, Musisi Tasikmalaya Bahagiakan Anak Yatim

Dia menjelaskan, transformasi digital sebagai langkah untuk mengikuti perkembangan teknologi kesehatan. Sekaligus untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam ketepatan dan kemudahan layanan kesehatan.

“RSJK harus tumbuh dan berkembang dalam setiap layanan kesehatan, transformasi digital termasuk fasilitas kesehatan dan peningkatan kompetensi SDM menjadi prioritas yang harus kita lakukan demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima dan berkualitas,” ungkapnya, Selasa (10/3/2026)

Cecep menuturkan, sebagai perusahaan pelayanan jasa kesehatan, RS Jasa Kartini selalu mengedepankan kualitas layanan yang berorientasi pada kebutuhan serta kepuasan masyarakat. Sehingga masyarakat yang berobat merasakan kenyamanan dan kemudahan.

“Alhmdulillah dengan komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat, RS Jasa Kartini mendapatkan penghargaan predikat Akreditasi Paripurna SNARS. Ini kali pertama di Tasikmalaya,” ujarnya.

Selain itu, Rumah Sakit privat ini juga mendapat predikat sebagai rumah sakit percontohan layanan JKN-KIS terbaik dalam melayani peserta BPJS Kesehatan.

“Predikat pencapaian ini sebagai bukti, rumah sakit terus melakukan langkah-langkah strategis dalam layanan kesehatan yang berkelanjutan dengan mengedepankan nilai-nilai keselamatan dan kepuasan pasien,” imbuhnya.

Menurut Cecep, untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kecelakaan kerja, kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan lainnya, RSJK telah menghadirkan tiga tenaga dokter ortopedi yang profesional dan siap memberikan pelayanan setiap hari. Termasuk hari libur.

BACA JUGA:

Menu MBG Berjamur, Dibenarkan Ketua Komite SDN 2 Leuwibudah Tasikmalaya

Begitu juga, bagi pasien Hemodialisa (cuci darah), di RSJK sudah tersedia layanan pemandangan AV shunt yang akan di tangani dokter-dokter Nefrolog profesional dan berpengalaman.

“Pasien hemodialisa, tidak perlu lagi harus ke Bandung atau keluar daerah untuk mendapatkan layanan cuci darah. Di sini sudah ada layanan pemasangan Arteriovenous fistula/cimino (AV Shunt),” katanya.

Dia mengaku, RS.Jasa Kartini tidak semata-mata mengejar keuntungan (profit-oriented) dalam menjalankan layanan. Namun lebih dari itu sangat mengedepankan fungsi sosial bagi para pasien yang menjadi landasan utama dalam pelayanan kesehatan.

“Terus terang saja, banyak sekali pasien yang di rawat di sini hingga sembuh tidak membayar. Jika kita kalkulasikan nilai biayanya mencapai miliaran rupiah. Semua itu, tidak kami minta,” ungkap Dia.

Kepala Pemasaran dan Humas, Ai Uuh M mengungkapkan, RSJK terus memperkuat perannya untuk terus terdepan melayani kesehatan.

Pihaknya fokus pada peningkatan kepercayaan masyarakat dan kemudahan akses layanan.

BACA JUGA:

Berkah Ramadan, Pengusaha Camilan di Kota Tasikmalaya Banjir Pesanan

Menurutnya, RSJK terus berinovasi melalui transformasi digital dan fasilitas untuk meningkatkan kualitas dan mutu layanan kesehatan  guna mewujudkan pelayanan kesehatan prima.

“Di tengah tantangan layanan kesehatan, kami terus berupaya selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien dan masyarakat melalui inovasi layanan publik, peningkatan kualitas SDM, kenyamanan fasilitas kesehatan. Termasuk kualitas layanan yang ramah, aman, humanis yang berbasis pasien,” ungkapnyaa.

Dia menegaskan, kepuasan pelayanan menjadi hal prioritas utama yang harus di wujudkan untuk membangun kepercayaan masyarakat.

“Dengan kepercayaan yang tinggi serta inovatif dan fasilitas yang lengkap, pelayanan pasien yang ramah dan humanis, Insya Allah menjadikan RSJK terus di percaya masyarakat,” pungkasnya.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru