spot_imgspot_img
Minggu 8 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polres Pangandaran Dalami Kasus Ledakan Petasan di Mangunjaya, Dua Pemuda Luka Serius

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Polres Pangandaran, Polda Jawa Barat, terus mendalami kasus ledakan petasan yang melukai dua pemuda di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengatakan, jajaran kepolisian langsung bergerak setelah menerima laporan kejadian tersebut. Petugas mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara, serta mendata korban dan para saksi.

Baca Juga: Tragis! Petasan Rakitan di Pangandaran Meledak, Jari Korban Hancur

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait peristiwa ledakan tersebut,” ujar AKBP Ikrar Potawari, Minggu (8/3/2026).

Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan petasan atau bahan peledak karena berisiko membahayakan diri sendiri maupun orang lain, terutama selama bulan Ramadan.

Ia juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak bermain petasan atau merakit bahan peledak yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Kami mengimbau kepada orang tua untuk mengawasi anak-anak dan memastikan mereka tidak bermain petasan,” katanya.

Selain itu, kepolisian meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, termasuk penjualan atau penggunaan petasan yang melanggar aturan.

“Laporkan kepada kepolisian jika mengetahui adanya penjualan atau penggunaan petasan yang tidak sesuai aturan. Mari kita bersama-sama menjaga Pangandaran tetap aman dan nyaman,” tegasnya.

Peristiwa ledakan tersebut terjadi pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di Desa Sindangjaya. Ledakan berasal dari petasan berukuran besar yang sedang dirakit di dalam rumah dan mengakibatkan sebagian atap bangunan rusak.

Dua pemuda bernama Anton (23) dan Udan (20) mengalami luka serius akibat ledakan tersebut dan langsung mendapat penanganan medis.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru