spot_imgspot_img
Sabtu 7 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tragis! Petasan Rakitan di Pangandaran Meledak, Jari Korban Hancur

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dua pemuda menjadi korban ledakan petasan rakitan di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kedua korban diketahui bernama Anton (23) dan Udan (20). Keduanya bekerja sebagai buruh kuli bangunan di Jakarta dan baru beberapa waktu lalu pulang merantau ke kampung halamannya. Keduanya juga diketahui masih berstatus lajang.

Baca Juga: Kapolres Pangandaran Bagi Takjil, Khusus untuk Pengendara yang Tertib Berlalu Lintas

“Itu anak baru pulang dari Jakarta. Keduanya buruh kuli bangunan,” ujar seorang warga bernama Ipah, Sabtu (7/3/2026).

Menurut keterangan warga, tidak ada yang mengetahui aktivitas keduanya saat merakit petasan berukuran besar di rumah mereka. Namun pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 13.30 WIB, petasan tersebut tiba-tiba meledak.

Ledakan keras itu tidak hanya merusak atap rumah, tetapi juga menyebabkan kedua korban mengalami luka serius. Bahkan sebagian jari tangan korban dilaporkan putus akibat kuatnya ledakan.

Peristiwa tersebut langsung menggegerkan warga sekitar. Ipah menyebutkan, suara ledakan terdengar hingga tiga kali dengan jeda beberapa detik.

Warga yang mendengar dentuman tersebut segera mendatangi lokasi kejadian. Saat tiba di tempat, mereka melihat kedua korban tergeletak dengan kondisi berlumuran darah.

Warga kemudian membawa Anton dan Udan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Kapolsek Padaherang AKP Abdurahman membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihak kepolisian menerima laporan dari warga dan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Petugas juga berkoordinasi dengan tim Pamapta Polres Pangandaran untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Iya benar, kedua pemuda tersebut sedang membuat petasan. Kemungkinan karena kurangnya prosedur keamanan sehingga terjadi ledakan yang menyebabkan mereka mengalami luka cukup serius,” ujar AKP Abdurahman.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuat, meracik, maupun menyalakan petasan, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, aktivitas tersebut sangat berbahaya dan berpotensi mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru