BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Barat mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan di tengah beredarnya isu geopolitik global yang disebut-sebut dapat memengaruhi pasokan energi dunia.
Perusahaan memastikan ketersediaan BBM dan LPG di wilayah Bandung dan sekitarnya hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan mudah diperoleh masyarakat.
Baca Juga: Bareskrim Tetapkan YouTuber Resbob dan Bigmo Tersangka Kasus Azizah Salsha
Sales Area Manager Retail Bandung Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Barat, Sindhu Priyo Windoko, mengatakan masyarakat masih dapat membeli BBM maupun LPG dengan lancar di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Memang saat ini banyak pemberitaan mengenai kondisi geopolitik dunia, khususnya terkait Selat Hormuz yang berpotensi mempengaruhi pasokan energi. Namun kondisi di lapangan masih aman. Di Bandung, masyarakat masih bisa mendapatkan BBM dan LPG dengan mudah di SPBU,” ujar Sindhu di Kantor Cabang Pertamina Bandung, Jumat (6/3/2026).
Sindhu menjelaskan, Pertamina terus memantau perkembangan situasi global sekaligus memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar. Sistem operasional perusahaan yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas pasokan energi di masyarakat.
“Kami terus memonitor situasi yang berkembang. Pertamina memiliki sistem terintegrasi mulai dari kilang hingga pemasaran sehingga distribusi energi tetap berjalan dengan baik. Alhamdulillah sampai sekarang kami masih bisa melayani kebutuhan masyarakat secara optimal,” jelasnya.
Antisipasi Peningkatan Mobilitas Masyarakat Jelang Arus Mudik
Selain menjaga ketersediaan pasokan energi, Pertamina juga menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Idulfitri 2026.
Sindhu memastikan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM selama perjalanan.
“Kami terus memonitor stok di berbagai wilayah. Masyarakat yang akan mudik bisa melakukan perjalanan dengan tenang karena pasokan BBM tetap terjaga selama periode mudik maupun arus balik,” katanya.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan pemudik, Pertamina menyiapkan sejumlah layanan tambahan di berbagai titik strategis. Terutama di rest area sepanjang jalur tol.
Layanan tersebut mencakup fasilitas pengisian BBM tambahan. Hngga layanan delivery service yang siap membantu pengendara apabila kendaraan mengalami kehabisan bahan bakar di jalan tol.
Di sisi lain, Sindhu juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyimpan atau membawa BBM secara sembarangan. Terutama dalam jerigen di dalam kendaraan, karena dapat menimbulkan risiko keselamatan.
“Jika masyarakat membawa jerigen berisi BBM di dalam kendaraan, uap bensin bisa terakumulasi dan berpotensi menimbulkan bahaya. Kami tidak menganjurkan menyimpan BBM di rumah karena memiliki risiko yang sama,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)


