spot_imgspot_img
Kamis 5 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Forkopicam Mangunjaya Pangandaran Tinjau Lima Dapur MBG

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mangunjaya, Pangandaran meninjau langsung sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya. 

‎‎Kegiatan tersebut di lakukan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan MBG berjalan sesuai standar, aman, higienis, dan tepat sasaran. 

‎Dalam pengecekan itu, rombongan Forkopimcam di dampingi oleh kordinator SPPI Mangunjaya, Muhammad Irfan. 

Baca Juga: Masjid Ikonik Al-Istiqomah Pangandaran Ini Berdiri di Atas Wakaf Keluarga Susi Pudjiastuti

‎Dalam kesempatan tersebut, mereka menyampaikan sejumlah himbauan dan penekanan penting kepada pengelola SPPG dan mitra MBG. 

Di antaranya, pelaksanaan MBG harus berpedoman pada SOP Badan Gizi Nasional (BGN), menjaga kebersihan ruang dan peralatan memasak, memastikan bahan baku makanan selalu steril dan tertata sesuai jenisnya, serta melakukan pengecekan makanan sebelum didistribusikan kepada siswa.

‎‎Selain itu, Forkopimcam juga menekankan pentingnya mengutamakan nilai gizi sesuai ketentuan BGN, memperketat sistem pengamanan guna menghindari potensi sabotase dari pihak luar, serta mendorong Kepala SPPG agar lebih aktif dan inovatif dalam pengelolaan program.

‎Ketua frokopimcam Mangunjaya, Sopian Tanjung, mengatakan kegiatan tersebut rutin di lakukan selama satu bulan sekali.

Menurutnya, selama pelaksanaan monitoring dan evaluasi di lima SPPG di wilayahnya tidak ada kendala yang signifikan.

‎”Alhamdulillah dari hasil pemantauan di lima titik tidak ada masalah, semuanya berjalan dengan baik dan di terapkan sesuai yang di harapkan frokopimcam,” kata Sopian Kamis, (5/3/2026).

Baca Juga: 15 Hari Terendam Banjir, Warga Anggaraksan Pangandaran Kesulitan Air Bersih

‎Kordinator SPPI Mangunjaya, Muhammad Irfan mengatakan, SPPG di Mangunjaya terbilang kondusif. Hal ini menurutnya, karena ruangan kordinasi antara SPPG dengan SPPI berjalan lancar.

‎”Alhamdulillah semuanya kondusif. Kami tiap bulan ada pertemuan untuk melakukan kordinasi,” katanya.

‎Kedepan, Irfan mengaku akan lebih intens berkomunikasi dengan ahli Gizi di Puskesmas setempat untuk membahas menu dan Gizi yang terkandung dalam makanan tersebut.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru