PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Banjir yang sempat merendam Dusun Anggaraksan, Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran selama sekitar 15 hari akhirnya surut. Meski air sudah menghilang, warga kini menghadapi berbagai persoalan baru setelah bencana tersebut.
Salah satu masalah paling serius yang dirasakan masyarakat adalah kondisi air sumur yang berubah keruh, bahkan berwarna coklat hingga kehitaman. Air yang biasa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari itu kini tidak lagi layak pakai.
Baca Juga: Berkah Ramadan untuk Nek Dinem, Polres Pangandaran Bangunkan Rumah Baru
Kepala Dusun Anggaraksan, Kartim, mengatakan warga terpaksa membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum.
“Yang paling utama itu air. Air sumur sekarang kotor, jadi kalau mau masak atau minum terpaksa pakai air galon,” ujar Kartim di kediamannya, Kamis (5/3/2026).
Kartim mengaku telah mencoba membersihkan sumur dengan cara mengurasnya hingga dua kali. Namun upaya tersebut belum mampu mengembalikan kondisi air seperti semula.
“Kita sudah menguras sumur dua kali, bahkan memakai saringan. Tapi airnya tetap kuning, kotor, bahkan bau,” katanya.
Selain kesulitan air bersih, warga juga mulai merasakan gangguan kesehatan setelah banjir surut. Beberapa warga, terutama anak-anak, mengalami gatal-gatal, sakit perut hingga diare.
“Keluhan sekarang banyak yang gatal-gatal dan sakit perut, terutama anak-anak. Ada juga yang diare, padahal ini sedang bulan puasa,” tambahnya.
Kerugian lain juga warga alami akibat banjir yang merendam permukiman cukup lama. Sejumlah sepeda motor rusak karena terlalu lama terendam air, mulai dari pelek yang keropos hingga mesin kendaraan yang tidak bisa menyala.
“Motor saya sampai mati. Sudah bolak-balik ke bengkel untuk servis. Satu motor bahkan sudah tidak bisa saya pakai,” keluh Kartim.
Menurutnya, banjir di wilayah tersebut telah surut sejak sekitar tiga hari lalu. Ia berharap kondisi itu tidak kembali terulang, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Mudah-mudahan banjirnya tidak datang lagi, apalagi sebentar lagi mau Lebaran,” pungkasnya.
(Sajidin)


