spot_imgspot_img
Rabu 4 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

13 Ruas Jalan Kota Bandung Bakal Mulus Sebelum 5 Maret

BANDUNG,FOKUSJabar.id: PT Bandung Infra Investama (BII) memastikan seluruh pekerjaan proyek galian kabel bawah tanah di 13 ruas jalan Kota Bandung akan rampung dan rapi paling lambat 5 Maret 2026.

Ketua Tim Proyek Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) Kota Bandung dari PT BII, Boby Suryo Alam menyampaikan, bahwa
pekerjaan konstruksi utama sebenarnya telah rampung.

Tim kini fokus pada finishing dan pembersihan akhir sesuai arahan wali kota, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat menjelang arus mudik Lebaran.

Baca Juga: Gaslah Jadi Andalan Pemkot Bandung, Ini Targetnya

“Pekerjaan utama sebenarnya sudah selesai. Sekarang kami fokus beres-beres dan perapian supaya tanggal 5 semuanya clear, rapi, dan tidak mengganggu masyarakat yang akan mudik, sesuai arahan Pak Wali Kota,”kata Boby Rabu (4/3/2026).

Boby menjelaskan, bahwa 13 ruas jalan yang saat ini di tangani di antaranya Jalan Wastukencana, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Jenderal Sudirman. Seluruh ruas tersebut telah selesai di kerjakan dan kini tinggal tahap penyempurnaan.

Untuk mengejar target, tim di lapangan bahkan bekerja hingga malam dan dini hari guna memastikan tidak ada bagian yang terlewat sebelum batas waktu yang di tentukan.

Lebih lanjut Boby mengatakan, bahwa secara keseluruhan, proyek ducting berdasarkan Keputusan Wali Kota mencakup 148 ruas jalan. Pada periode 2024–2025, PT BII telah membangun jaringan di 36 ruas jalan.

Tahun ini, perusahaan menambah 13 ruas lagi yang kini dalam tahap penyelesaian akhir.

Surat Keputusan Wali Kota

Adapun target 2026 di tetapkan sebanyak 85 ruas jalan. Timeline pelaksanaan telah di atur dalam surat keputusan wali kota, sementara kelanjutan teknis pekerjaan akan menunggu arahan direktur operasional perusahaan.

“Untuk kelanjutannya kemungkinan besar habis Lebaran kami mulai lagi,” katanya.

Dari total pekerjaan di 13 ruas jalan tersebut, terdapat sekitar 80 titik galian yang di buka. Saat ini, sekitar 70 titik sudah di nyatakan aman dan tertutup rapi.

Sementara 10 titik lainnya masih dalam proses perapian. Beberapa titik manhole juga masih di lakukan penyempurnaan.

“Alhamdulillah sekitar 70 lubang sudah clear dan aman. Tinggal kurang lebih 10 titik yang masih dalam proses perapian. Termasuk beberapa manhole juga sedang kami perbaiki,” jelasnya.

Tanggapi Keluhan Warga

Menanggapi keluhan warga terkait bekas galian yang di nilai merusak jalan dan membahayakan, Boby menegaskan pihaknya terus melakukan pemulihan dan pemeliharaan secara berkala.

“Kami mohon maaf kepada warga. Proses recovery atau perapihan memang tidak bisa instan karena harus menunggu kondisi tanah stabil. Tapi kami tetap maintenance supaya tidak membahayakan pengguna jalan,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemprov Jabar Pangkas Pajak Kendaraan Angkutan Umum

Terkait insiden kecelakaan akibat lubang galian, Boby menegaskan perusahaan tidak lepas tangan. Setiap laporan korban selalu di tindaklanjuti dengan mendatangi yang bersangkutan dan di selesaikan secara musyawarah.

Boby mengaku bahwa sejumlah kasus kecelakaan tidak sepenuhnya di sebabkan faktor pekerjaan proyek. Namun demikian, PT BII tetap bertanggung jawab apabila terbukti ada dampak langsung dari pekerjaan mereka.

“Sejauh ini kami selalu tanggung jawab apabila ada korban yang terdampak pekerjaan kami,”pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru

Lewat ke baris perkakas