TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Tasikmalaya memacu reaktivasi penerbangan di Bandara Wiriadinata dan menargetkan peluncurannya bertepatan dengan momen Lebaran.
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan komitmen tersebut saat menghadiri Musrenbang Disnaker Kota Tasikmalaya di Gedung Universitas Pendidikan Indonesia, Senin (2/3/2026). Ia menyatakan jajaran pemkot terus bergerak untuk membuka kembali jalur penerbangan dari dan menuju Tasikmalaya.
Baca Juga: Selain PBG, Ratusan Dapur MBG di Tasikmalaya Tak Kantongi IPAL
“Kami berupaya maksimal agar penerbangan kembali aktif dan bisa kami launching pada momen Lebaran,” ujar Viman.
Pemkot Tasikmalaya telah melakukan langkah konkret dengan menjalin komunikasi intensif bersama maskapai. Viman menyebut pihaknya mendatangi manajemen Citilink di Jakarta dan memperoleh respons positif untuk membuka rute berbiaya terjangkau (low-cost carrier).
“Manajemen Citilink menyambut baik rencana pembukaan rute penerbangan murah dari dan ke Tasikmalaya,” katanya.
Menurut Viman, reaktivasi penerbangan akan membawa dampak luas bagi kawasan Priangan Timur. Akses udara yang kembali beroperasi akan mempercepat mobilitas orang dan barang, memperkuat konektivitas antardaerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Bandara Wiriadinata berpotensi menjadi pengungkit ekonomi—mulai dari perdagangan, jasa, hingga pariwisata,” jelasnya.
Ia menambahkan, kehadiran transportasi udara juga akan memicu efek berganda terhadap pendapatan daerah, pengembangan infrastruktur, dan kemudahan investasi. Akses yang cepat dinilai mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi di Tasikmalaya dan sekitarnya.
Viman menekankan pentingnya keberlanjutan operasional bandara. Ia meminta analisis bisnis yang matang dan strategi pemasaran digital yang masif agar penerbangan tidak berhenti sesaat seperti pengalaman sebelumnya.
“Keberlanjutan menjadi kunci. Kami butuh perencanaan bisnis dan pemasaran yang kuat,” tegasnya.
Selain menggandeng Citilink yang berada di bawah Garuda Indonesia, Pemkot Tasikmalaya juga menjadwalkan pertemuan dengan Wings Air untuk membuka peluang rute tambahan.
“Terkait regulasi dari Kemenhub dan Kemendagri sudah aman. Kini kami menunggu kesiapan daerah dan maskapai agar operasional segera berjalan,” pungkas Viman.
(Seda)


