spot_imgspot_img
Senin 2 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Besok, Fenomena Blood Moon Bakal Hiasi Langit Jawa Barat

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan fenomena Gerhana Bulan Total (GBT) dapat di amati langsung dari berbagai wilayah Tanah Air, termasuk Jawa Barat.

Fenomena ini menjadi satu dari empat gerhana yang tercatat terjadi sepanjang 2026. Berbeda dengan gerhana matahari yang memerlukan pelindung khusus, Gerhana Bulan Total aman di saksikan dengan mata telanjang.

Gerhana bulan terjadi ketika cahaya Matahari ke Bulan terhalang oleh Bumi. Peristiwa ini hanya berlangsung saat fase purnama dan dapat di prediksi secara astronomis karena merupakan bagian dari dinamika pergerakan Matahari, Bumi, dan Bulan.

Baca Juga: Wali Kota Bandung Masih Kaji THR PPPK Paruh Waktu

Pada Gerhana Bulan Total, posisi Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus sehingga Bulan masuk sepenuhnya ke dalam bayangan inti (umbra) Bumi. Saat puncaknya, Bulan akan tampak berwarna merah apabila langit cerah, fenomena yang kerap di sebut sebagai Blood Moon.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu menyampaikan, bahwa masyarakat Jawa Barat dapat menyaksikan fase awal hingga puncak gerhana.

“Warga Jawa Barat akan mendapati awal peristiwa gerhana dan fase puncak gerhana. Untuk wilayah Kota Bandung, gerhana dapat di lihat sejak fase puncak pada pukul 18.33 WIB, apabila kondisi langit cerah,”kata Teguh Rahayu Senin (2/3/2026).

Stasiun Geofisika Bandung juga menggelar pengamatan bersama pada 3 Maret 2026 mulai pukul 14.30 hingga 21.30 WIB di Rooftop Kantor Stasiun Geofisika Bandung. Kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat yang ingin mengikuti observasi langsung.

Baca Juga: Wali Kota Bandung: Proyek Galian Kabel Harus Tuntas 5 Maret

Catatan BMKG 2026

Sepanjang 2026, BMKG mencatat empat fenomena gerhana, yakni:

1. Gerhana Matahari Cincin – 17 Februari 2026 (tidak dapat di amati dari Indonesia).
2. Gerhana Bulan Total – 3 Maret 2026 (dapat di amati dari Indonesia).
3. Gerhana Matahari Total – 12 Agustus 2026 (tidak dapat di amati dari Indonesia).
4. Gerhana Bulan Sebagian – 28 Agustus 2026 (tidak dapat di amati dari Indonesia).

Masyarakat di imbau memanfaatkan momen Gerhana Bulan Total ini sebagai sarana edukasi sekaligus pengalaman astronomi yang jarang terjadi.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru