GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Jumat (27/2/2026).
Syakur menyebut, peran krusial Dispora adalah menyiapkan generasi pemimpin masa depan. Selain itu menjadikan olahraga sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
BACA JUGA:
Putri Karlina Tinjau SLB-C Karya Bhakti dari Potensi Bencana
Menurutnya, pemuda merupakan komponen utama bangsa yang akan melanjutkan estafet tugas dari para seniornya.
“Mereka itu harus sudah paham dengan dinamika yang ada di masyarakat sekarang dan sudah memberikan kontribusi yang nyata. Karena akan ada waktunya mereka memegang kepemimpinan,” ungkap Syakur.

Sementara olahraga bukan sekadar gerakan fisik. Namun memiliki berbagai dimensi strategis. Yakni, olahraga pendidikan untuk pembentukan karakter.
Sementara olahraga prestasi sebagai wujud jati diri dan kebanggaan daerah serta olahraga rekreasi.
BACA JUGA:
Jalan Bergelombang, Masyarakat Cibatu Tagih Janji Bupati Garut
Bupati Garut menegaskan, olahraga rekreasi dapat menjadi salah satu instrumen kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Yang pasti olahraga di jadikan salah satu cara untuk mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Garut,” imbuh Syakur Amin.
Bupati Garut berpesan secara khusus kepada seluruh jajaran pegawai Dispora. Dia mengibaratkan kantor Dispora sebagai rumah yang harus di jaga nama baiknya.
Untuk itu, Dia meminta para pegawai untuk bekerja dengan penuh pengabdian, dedikasi, loyalitas dan tidak melakukan perbuatan tercela.
BACA JUGA:
Bupati Garut dan DKP Jabar Bahas Pembangunan Cilauteureun
“Semestinya pemilik rumah harus menjaga kebersihan, keindahan, ketertiban dan kehormatannya. Nanti orang-orang tahu bahwa kantor ini di huni oleh pegawai yang berintegritas. Itu harapan saya,” tutup Syakur.
Sebelumnya, Bupati Garut menekankan pentingnya menjaga kebersihan secara menyeluruh selama bulan Ramadan.
Syakur membagi konsep kebersihan tersebut ke dalam tiga pilar utama. Yakni, kebersihan diri, kebersihan hati dan kebersihan lingkungan.
“Ramadan adalah waktu bagi kita untuk mengevaluasi diri. Mari kita jaga kebersihan. Khususnya kelestarian lingkungan. Dengan cara menjaga kebersihan diri, hati dan lingkungan. Sehingga ke depan Kabupaten Garut akan tetap aman, damai dan tenteram,” katanya.
(Bambang Fouristian)


