BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Bandung kembali membuka program mudik gratis untuk membantu warga pulang ke kampung halaman tanpa harus memikirkan biaya transportasi. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan layanan sosial yang langsung dirasakan masyarakat.
Wali Kota Muhammad Farhan secara resmi membuka pendaftaran Mudik Gratis 2026 dengan menyiapkan 250 kursi bagi warga. Pemerintah mengarahkan program ini ke lima kota tujuan yang selama ini menjadi jalur favorit pemudik.
Baca Juga: Pasar Ramadan di Pago Restaurant The Papandayan Bandung
Pendaftaran mulai 24 Februari hingga 6 Maret 2026. Masyarakat dapat mendaftarkan diri sesuai jadwal yang telah panitia tetapkan untuk menghindari penumpukan peserta.
Pemerintah menyiapkan lima armada bus dengan kapasitas masing-masing 50 penumpang. Bus tersebut akan melayani rute Surabaya, Yogyakarta jalur utara, Yogyakarta jalur selatan, Cirebon, serta Tasikmalaya–Banjar.
Panitia memusatkan proses pendaftaran secara langsung di Jembatan Penyeberangan Orang Asia Afrika. Setiap calon peserta wajib membawa fotokopi KTP Kota Bandung atau surat keterangan bekerja maupun berdomisili di Kota Bandung, serta melampirkan fotokopi Kartu Keluarga.
Panitia akan mencocokkan seluruh dokumen dengan identitas asli saat registrasi ulang. Proses verifikasi ini bertujuan memastikan data peserta akurat dan kuota tepat sasaran.
Pemkot Bandung menetapkan jadwal keberangkatan pada 17 Maret 2026 pukul 15.00 WIB dari Balai Kota Bandung. Jadwal yang jelas harapannya memberi kepastian dan kenyamanan bagi para pemudik.
Program mudik gratis ini menyasar warga berpenghasilan terbatas agar mereka dapat pulang kampung dengan aman, tertib, dan nyaman. Pemerintah juga berharap program ini mampu mengurangi kepadatan lalu lintas menjelang Lebaran.
Farhan menegaskan komitmen Pemkot Bandung untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin membantu warga agar bisa merayakan Lebaran bersama keluarga dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
(Jingga Sonjaya)


