spot_imgspot_img
Kamis 26 Februari 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Masjid Al-Istiqomah Jadi Pusat Ibadah di Kawasan Wisata Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Ramadan menghadirkan wajah lain kawasan wisata Pangandaran. Di tengah arus kendaraan wisata dan debur ombak pantai selatan, Masjid Agung Al-Istiqomah tampil sebagai pusat kegiatan ibadah yang terus berdenyut tanpa jeda.

Masjid yang berdiri kokoh di kawasan Bundaran Tugu Marlin ini langsung menarik perhatian saat senja tiba. Kubah peraknya memantulkan cahaya lampu, sementara jamaah berdatangan membawa sajadah. Kumandang azan magrib mengalun lembut, berpadu dengan hembusan angin pesisir yang khas.

Baca Juga: Truk Bergambar Dedi Mulyadi Nyungsep di Emplak Pangandaran 

Sejak berdiri pada 1974, masjid ini menempati lokasi strategis yang memudahkan akses masyarakat maupun wisatawan. Banyak pelancong memanfaatkan waktu libur mereka untuk menunaikan salat tarawih, beriktikaf, atau sekadar mencari ketenangan di tengah hiruk pikuk kawasan pantai.

Lahan Masjid Agung Al-Istiqomah berasal dari wakaf keluarga Susi Pudjiastuti. Wakaf tersebut menjadi fondasi penting lahirnya masjid yang kini menjelma sebagai ikon religius di kawasan wisata Pangandaran.

Dari sisi arsitektur, masjid ini menampilkan desain modern yang tetap meneduhkan. Fasad batu abu-abu berpadu panel hitam mengilap, dengan nama masjid tertera jelas di atas pintu utama. Jalur masuk tertata rapi, lengkap dengan taman kecil di kedua sisi yang menambah kenyamanan jamaah.

Selama Ramadan, lantunan tadarus Al-Qur’an menggema hingga ke halaman masjid. Suasana religius itu menciptakan kontras yang harmonis dengan aktivitas wisata di sekitarnya.

Masjid Bukan Hanya Tempat Shalat

Menjelang waktu berbuka puasa, pelataran masjid mulai penuh dengan jamaah. Warga datang bersama keluarga, sementara sejumlah wisatawan masih mengenakan pakaian santai pantai. Mereka bergegas mengambil air wudu untuk bersiap menunaikan ibadah.

Masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat salat. Berbagai kegiatan sosial dan keagamaan rutin terselenggara mulai dari pembagian takjil, santunan anak yatim, hingga kajian keislaman sepanjang bulan suci.

Intan (23), warga Pananjung, mengaku selalu merasakan suasana berbeda saat Ramadan di masjid ini.


“Dari dulu sampai sekarang, saya sering tarawih di sini. Tempatnya nyaman dan bikin tenang,” ujarnya, Kamis (2/2/2026).

Di tengah pesatnya geliat ekonomi wisata, Masjid Agung Al-Istiqomah hadir sebagai penyeimbang. Masjid ini mengingatkan bahwa Pangandaran tidak hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga nilai keimanan yang tumbuh kuat di pesisir selatan.

Ramadan di jantung wisata Pangandaran pun menjadi lebih dari sekadar rutinitas tahunan. Ia menjelma sebagai perayaan iman yang terus terjaga, dengan Masjid Agung Al-Istiqomah setia menyalakan cahaya spiritual di tengah destinasi wisata.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru