GARUT, FOKUSJabar.id: Satu tahun pemerintahan Bupati/Wakil Bupati Garut Jawa Barat (Abdusy Syakur Amin/Putri Karlina) mendapat sorotan sejumlah elemen masyarakat.
Masyarakat Kecamatan Cibatu menagih janji Bupati Garut tentang perbaikan jalan. Di mana di beberapa titik kondisinya bergelombang sehingga membahayakan pengguna jalan. Khususnya pengguna sepeda motor.
BACA JUGA:
Jalan Raya Menuju Cibatu Garut ‘Bikin Bete’ Pengendara
Mereka berharap, janji kampanye Bupati dan Wakil Bupati Garut segera di realisasikan.
“Masyarakat menilai kinerja Pak Bupati kurang memuaskan setelah satu tahun menjabat. Sehingga menimbulkan kekecewaan,” kata tokoh muda Kecamatan Cibatu, Jajang, Rabu (25/2/2026).
Sebelumnya, tukang Ojek di Cibatu, Ajang mengungkapkan, sepanjang Jalan Letjen H. Mashudi (Cibatu-Garut) bergelombang (tidak rata). Panjangnya sekitar 2 km dari arah Kampung Pabrik Desa Wanakerta hingga eks Pasar Cibatu Desa Keresek.
Kondisi tersebut bisa menjadi pemicu kecelakaan jika para pengendara, khususnya pemotor tidak/kurang hati-hati.
Penyebabnya, selain jalan sudah turun juga banyak tambalan. Sehingga kondisi jalan menjadi tidak rata (bergelombang).
“Sudah mulai turun dan banyak tambalan. Jika tidak hati-hati bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” katamua.
Menurut Dia, memasuki belokan Kampung Pabrik, para pengendara sudah mulai mengurangi laju kendaraanya. Jika terlalu kencang, maka akan oleng ke arah kiri maupun kanan.
Jalan tersebut sudah lama di biarkan bergelombang. Untuk itu, Dia meminta Bupati dan Wakil Bupati Garut segera memperbaikinya. Jika tidak, kondisinya akan semakin parah.
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina secara terbuka mengakui kegagalannya dalam memimpin setelah genap satu tahun menjabat.
BACA JUGA:
Bupati Garut: Panen Raya Jagung di Mekarmukti Jaga Stabilitas Pangan
Menurut Dia, saat ini tidak ada perubahan signifikan yang di rasakan masyarakat Garut selama setahun kepemimpinannya.
“Ritme kerja birokrasi terlalu lambat (slow) dan tidak sebanding dengan tantangan yang ada. Kami mohon maaf,” tegas Putri Karlina.
(Bambang Fouristian)


