spot_imgspot_img
Selasa 24 Februari 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Wagub Jabar Ajak Pengusaha Besar Gandeng UMKM Agar Naik Kelas

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong pengusaha besar dan menengah untuk mengambil peran nyata dalam memperkuat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ajakan tersebut ia sampaikan kepada jajaran Jaringan Pengusaha Nasional Jawa Barat sebagai upaya membangun ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Erwan menilai pertumbuhan ekonomi tidak akan berjalan optimal tanpa sinergi antara pelaku usaha skala besar dan kecil. Menurutnya, kolaborasi, pendampingan, serta transfer pengetahuan menjadi kunci agar UMKM mampu naik kelas dan memiliki daya saing lebih kuat.

Baca Juga: Pemprov Jabar Bergerak Cepat Selamatkan 12 Warga Korban Dugaan TPPO di NTT

Pesan itu ia tegaskan saat menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Japnas Jabar periode 2025–2030 di Hotel Grand Preanger, Kota Bandung, Senin (23/2/2026). Momen tersebut ia manfaatkan untuk menekankan peran strategis komunitas pengusaha dalam pembangunan ekonomi.

“Pengusaha besar dan menengah harus menjadi mentor dan menurunkan ilmunya kepada UMKM. Kita harus tumbuh bersama, karena tidak akan ada pengusaha besar tanpa keberadaan pengusaha kecil,” ujar Erwan.

Potensi Ekonomi Jabar

Ia juga memaparkan potensi ekonomi Jawa Barat yang sangat besar. Selain menjadi provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, Jawa Barat didukung ekosistem industri dan UMKM yang terus berkembang.

Hingga akhir 2025, jumlah UMKM di Jawa Barat mencapai 5,4 juta unit, menjadikannya yang terbesar secara nasional. Dari jumlah tersebut, usaha mikro mendominasi sebesar 85,02 persen, diikuti usaha kecil 13,60 persen, serta usaha menengah dan besar 1,38 persen. Mayoritas UMKM bergerak di sektor kuliner dan perdagangan.

“Saya berharap pengusaha di Japnas dapat membangun kolaborasi nyata dengan UMKM di Jawa Barat,” katanya.

Erwan menegaskan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan Japnas untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah. Ia optimistis kepengurusan baru Japnas Jabar mampu melahirkan program konkret yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, dan penciptaan lapangan kerja.

“Saya yakin kuncinya ada pada jejaring kolaborasi lintas sektor,” pungkasnya.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru