BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan Kota Bandung kembali menyiapkan program mudik gratis 2026 dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Program ini memberikan kesempatan bagi warga Kota Bandung untuk pulang ke kampung halaman tanpa biaya menggunakan armada bus yang telah di sediakan pemerintah.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, bahwa pendaftaran mudik gratis di buka mulai 24 Februari hingga 6 Maret 2026.
Baca Juga: 61 ASN Kota Bandung Purna Tugas, Wali Kota Tekankan Integritas Birokrasi
Pendaftaran di lakukan secara offline di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Asia Afrika setiap Senin-Jumat pada pukul 08.00 WIB-15.00 WIB, sedangkan pada Sabtu di buka pukul 08.30 WIB-15.00 WIB.
“Kalau tidak ada perubahan tanggal 24 hari ini, kalau enggak lusa. Bukanya offline saja di JPO Asia Afrika. Paling 2–3 hari sudah habis,”kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi Selasa (24/2/2026).
Adapun syarat utama bagi calon peserta mudik gratis adalah memiliki KTP Kota Bandung atau surat keterangan domisili di Kota Bandung.
Tahun ini, Dinas Perhubungan Kota Bandung menyediakan total 5 armada bus dengan total kouta 250 orang. Setiap bus akan di isi sekitar 50 penumpang.
“Kurang lebih 250 orang. Jadi satu bus itu 50 orang. Tujuannya sama seperti tahun kemarin,”katanya.
Rute mudik gratis mencakup sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, seperti Cirebon, Kuningan, Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, serta Yogyakarta dan Surabaya.
Baca Juga: Pemkot Bandung Percepat Pengolahan Sampah Mandiri Hingga 500 Ton Per Hari
Khusus tujuan Yogyakarta, Dinas Perhubungan menyiapkan dua jalur, yakni jalur utara melalui Cirebon, Tegal, Brebes, dan Semarang, serta jalur selatan melalui Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Majenang, dan Purwokerto.
Sebelum pemberangkatan, seluruh armada bus akan menjalani ramp check atau uji kelaikan kendaraan untuk memastikan keamanan dan keselamatan penumpang.
“Rencananya nanti tanggal 17 Maret nanti kita akan melakukan pelepasan di Balai Kota langsung oleh pak Wali,”pungkasnya.
(Yusuf Mugni)


