GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung di lahan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 890/Gardha Sakti (GS), Desa Cijayana, Kecamatan Mekarmukti, Senin (23/2/2026).
Syakur menyebut, panen raya Jagung merupakan strategi besar untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional. Khususnya di wilayah Kabupaten Garut.
BACA JUGA:
Bupati Garut Ingatkan 42 Pejabat Struktural, Jabatan adalah Amanah
“Kegiatan ini adalah wujud nyata sinergitas kita untuk menjaga ketahanan pangan. Saya berharap, kegiatan ini bisa menjadi pilot project dan tempat bagi masyarakat untuk belajar bagaimana melakukan olah tanam yang baik dan benar. Sehingga jagung yang di hasilkan bisa menghasilkan prioritas yang unggul,” kata Bupati Garut.
Dia mengatakan, visi Bupati agar kawasan tersebut bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan pembangunan pertanian di Garut.
Komandan Yonif TP 890/GS, Letnan Kolonel Inf Ade Fian Agestiyono menjelaskan, panen raya Jagung merupakan hasil dari optimalisasi lahan tidur sekitar 150 hektar.
Tujuan program tersebut untuk memperkuat ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Mekarmukti. Sekaligus menjadi bukti kehadiran TNI AD dalam membantu masyarakat.
“Hal ini merupakan kewajiban kami selaku institusi TNI dan bakti kami untuk masyarakat. Salah satunya dalam menanam jagung,” tegas Ade Fian.
BACA JUGA:
Legalisasi Aset, Bupati Garut Datangi ATR/BPN
Ia juga mengimbau untuk senantiasa bersinergi antara TNI, Polri, Pemda dan masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan produksi pangan nasional, mendorong kesejahteraan petani lokal, memperkuat kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat hingga memberikan edukasi budidaya jagung yang baik bagi warga.
“Semoga hasil panen jagung ini membawa keberkahan dan meningkatkan produksi pangan di wilayah Kecamatan Mekarmukti,” pungkasnya.
(Bambang Fouristian)


