BANJAR, FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan Kota Banjar mencatat capaian positif dalam realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir tepi jalan umum sepanjang tahun 2025. Dari target Rp 1,05 miliar, instansi tersebut berhasil mengumpulkan Rp 980,9 juta atau setara 93,4 persen.
Angka tersebut melonjak signifikan di bandingkan realisasi tahun 2024 yang hanya mencapai 82 persen atau sekitar Rp 856,2 juta. Peningkatan ini di sebut sebagai hasil pembenahan sistem pengelolaan dan pengawasan di lapangan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar, Asep Sutarno melalui Kepala Bidang Prasarana dan Keselamatan, Dilian Novita, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan buah dari kerja konsisten selama setahun terakhir.
Baca Juga: Disdukcapil Banjar Sesuaikan Jam Layanan Adminduk
“Peningkatan ini tidak lepas dari upaya optimalisasi penerimaan dan pengawasan ketat yang kami lakukan di lapangan sepanjang tahun 2025,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, terdapat 179 titik parkir resmi yang di kelola oleh 277 juru parkir. Seluruh titik menjadi fokus pembinaan dan pengawasan rutin agar kewajiban penyetoran retribusi berjalan sesuai ketentuan.
Dinas Perhubungan juga memberikan sanksi tegas bagi juru parkir yang tidak disiplin, bahkan memutus kerja sama dengan beberapa di antaranya.
Inovasi “Rekeling” Jemput Setoran
Baca Juga: Muhammadiyah Kota Banjar Gelar Tarawih Perdana Malam Ini, Ramadan 1447 H Dimulai 18 Februari
Memasuki tahun 2026, Dinas Perhubungan menargetkan realisasi retribusi parkir bisa mencapai 100 persen. Untuk mendukung target tersebut, sejumlah inovasi mulai di terapkan, salah satunya program Rekeling atau Retribusi Keliling.
Program ini menghadirkan layanan jemput setoran menggunakan mobil operasional yang berkeliling setiap Senin hingga Jumat. Dengan sistem tersebut, juru parkir tidak perlu lagi datang ke kantor untuk menyetorkan hasil pungutan harian.
“Rekeling ini beroperasi setiap hari dari Senin sampai Jumat. Nantinya juru parkir bisa langsung menyetorkan retribusi ke mobil Rekeling yang sudah kami siapkan. Mereka tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke kantor,”pungkasnya.
(Budiana Martin)



