spot_img
Rabu 18 Februari 2026
spot_img

Halfmoon Alternation Part 2 Sukses Hadirkan Energi Musik Alternatif Bandung

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Bandung kembali membuktikan diri sebagai rumah subur bagi musik alternatif. Gelaran Halfmoon Alternation Part 2 yang berlangsung Minggu (15/2/2026) lalu di Pablo Resto & Bar, Jl BKR No 186 Bandung sukses menghadirkan malam penuh energi, atmosfer intim dan perayaan karya dari band-band asal Kota Bandung.

Alternation sendiri merupakan inisiatif kolektif yang di gagas oleh Achill Is Dead (The All Inocent) bersama Ayu, Bintang, Detak, Rendi dan Imam Headan.

BACA JUGA:

Tendostars Lanjutkan Gagasan Melalui “Ahlan Wa Sahlan Ramadhan”

Berangkat dari minimnya ruang tampil bagi band-band karya di Bandung, Alternation hadir sebagai jembatan antara pelaku musik independen dan panggung pertunjukan yang layak dan apresiatif.

Mengusung tema “Halfmoon” untuk volume keduanya, acara ini menyajikan spektrum genre alternatif. Mulai dari grunge, britrock, noiserock, industrial hingga shoegaze.

Line up malam itu menghadirkan 3RD State, Melancholiz, House of Tea, Chucky Caplin, Malalone serta di tutup dengan set enerjik dari DJ Don Z.

Sejak awal acara, suasana hangat dan solid sangat terasa. Penonton yang hadir bukan hanya datang sebagai penikmat. Namun juga sebagai ekosistem, saling mendukung, bernyanyi bersama hingga larut dalam distorsi gitar dan dentuman ritme yang intens.

Setiap band membawa karakter dan warna masing-masing, menciptakan dinamika pertunjukan yang tidak monoton.

House of Tea menghadirkan nuansa shoegaze melankolis yang atmosferik. Melancholiz dengan sentuhan emosional yang kuat, 3RD State dengan eksplorasi sound yang tegas.

Sementara Chucky Caplin dan Malalone memberi warna berbeda yang memperkaya keseluruhan pengalaman musikal malam itu.

DJ Don Z menutup malam dengan set yang membuat audiens tetap bertahan hingga penghujung acara.

BACA JUGA:

Ramadan sebagai Ruang Interaksi Sosial Lintas Agama di Masyarakat

Kesuksesan Halfmoon Alternation Part 2 menjadi bukti bahwa kebutuhan akan ruang ekspresi bagi band-band karya di Bandung sangat nyata.

Antusiasme penonton, kekompakan komunitas serta dukungan media partner dan berbagai pihak menunjukan bahwa Alternation bukan sekedar acara, melainkan gerakan kolektif.

Sebelumna, Alternation Volume 1 bertajuk “New Moon” telah membuka langkah awal dengan menghadirkan Morning Ego, Nnoskoww, Jiga, Monster Replika dan Mavenace.

Kini, di volume ke 2 skalanya semakin matang.  Baik dari sisi konsep, kurasi line up hingga respons audiens.

Dengan semangat kolaborasi yang terus tumbuh, Alternation ke depannya akan melangkah dengan konsep yang lebih besar, produksi yang lebih matang dan jangkauan yang lebih luas.

Jika Halfmoon adalah fase pertumbuhan. Maka volume selanjutnya berpotensi menjadi puncak yang lebih terang dan meriah.

Alternation bukan hanya panggung. Ia adalah ruang temu, ruang apresiasi dan ruang harapan bagi band-band karya untuk terus hidup dan berkembang di Bandung.

(Cita Amalia)

spot_img

Berita Terbaru