spot_img
Senin 16 Februari 2026
spot_img

SPPG Kadupandak Ciamis Serap Puluhan Tenaga Kerja, MBG Hidupkan Ekonomi Desa

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kadupandak, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, langsung memberi dampak antusiasme positif bagi masyarakat sekitar.

Melalui perwakilan yayasan dan mitra SPPG Kadupandak, Rizal Pantiga memimpin proses rekrutmen perdana dengan membuka 37 lowongan kerja untuk operasional dapur. Jumlah tersebut masih berada di bawah kebutuhan ideal yang mencapai minimal 47 orang untuk 200 penerima manfaat.

Baca Juga: Pohon Lengkeng Tua Tumbang Menimpa Rumah Warga Pamarican Ciamis

Antusiasme warga pun sangat tinggi. Sebanyak 80 pelamar dari lingkungan sekitar mendaftarkan diri untuk bergabung. Tim seleksi menetapkan kualifikasi normatif, salah satunya pelamar minimal memiliki sertifikat tata boga untuk mendukung standar operasional dapur.

Antusiasme Warga Kadupandak Ciamis mendaftar lowongan untuk Dapur MBG Kadupandak Ciamis
Antusiasme Warga Kadupandak Ciamis mendaftar lowongan untuk Dapur MBG Kadupandak Ciamis

Menariknya, beberapa pelamar bahkan memiliki latar belakang pendidikan Sarjana (S1). Namun, mereka tetap memilih bergabung karena ingin bekerja lebih dekat dengan tempat tinggal sekaligus berkontribusi pada program sosial di wilayahnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terintegrasi melalui SPPG ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Selain membuka lapangan pekerjaan, program ini juga memicu perputaran ekonomi lokal.

Dengan perekrutan tenaga kerja baru daya beli masyarakat di lingkungan sekitar akan meningkat, sehingga akan berdampak terhadap perputaran ekonomi di wilayah tersebut.

SPPG Desa Kadupandak tidak hanya menyerap tenaga kerja setempat, tetapi juga akan menggandeng petani lokal sebagai pemasok bahan pangan. Komoditas seperti pisang mulih dan hasil pertanian lainnya menjadi bagian dari rantai suplai dapur MBG. Langkah ini mendorong peningkatan pendapatan petani sekaligus memperkuat ekonomi desa.

Sebagian besar tenaga kerja dan pemasok berasal dari wilayah yang sama, sehingga manfaat ekonomi berputar di lingkungan Tambaksari. Kehadiran SPPG Dapur MBG pun menghadirkan harapan baru bagi penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat desa secara berkelanjutan.

(Irfansyahriza)

spot_img

Berita Terbaru