spot_img
Senin 16 Februari 2026
spot_img

Munggahan di Pantai Karapyak Pangandaran, Warga Sambut Ramadhan dengan Suasana Tenang

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, suasana Pantai Karapyak di Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, dipenuhi pengunjung yang merayakan tradisi munggahan.

Sejak pagi, deretan kendaraan roda dua dan roda empat memadati area parkir. Warga datang bersama keluarga maupun sahabat sambil membawa tikar dan bekal makanan dari rumah. Mereka memilih duduk santai di tepi pantai, menikmati angin laut sebelum makan bersama.

Baca Juga: Ibu Hamil, Menyusui dan Balita Dapat MBG di Pangandaran

Hamparan batu karang khas Karapyak menjadi latar favorit untuk berfoto. Anak-anak bermain di pasir, sementara orang tua bercengkerama menunggu waktu santap bersama.

Asep (44), pengunjung asal Banjarsari, sengaja memilih Karapyak karena suasananya lebih tenang dibandingkan kawasan Pantai Pangandaran pusat.

“Kalau ke Pangandaran pusat biasanya lebih ramai dan biayanya lebih besar. Di sini lebih sederhana, bisa bawa makanan sendiri jadi lebih hemat,” ujarnya, Senin (16/2/2026).

Ia menilai munggahan bukan sekadar rekreasi, melainkan momen mempererat hubungan keluarga sebelum menjalani ibadah puasa.

“Biasanya kumpul di rumah, sekarang sekalian ke pantai supaya anak-anak juga senang,” katanya.

Pendapat serupa disampaikan Yanti (28), warga Cilacap yang datang bersama rombongan teman. Ia menyebut Karapyak cocok untuk kegiatan kebersamaan karena area pantainya luas dan tidak terlalu padat.

“Tempatnya lega, bisa gelar tikar bareng-bareng. Tiket masuknya juga masih terjangkau,” ucapnya.

Momentum munggahan juga menggerakkan roda ekonomi warga sekitar. Asep (51), pedagang minuman di kawasan pantai, merasakan peningkatan penjualan.

“Kalau munggahan seperti ini biasanya lebih ramai. Banyak yang beli minuman, kelapa muda, dan jajanan,” tuturnya.

Sebagai destinasi alternatif di wilayah selatan Pangandaran, Pantai Karapyak menawarkan suasana lebih santai dengan biaya masuk relatif terjangkau. Lokasinya yang berada di jalur lintas selatan memudahkan akses bagi warga Pangandaran maupun daerah sekitar seperti Banjar dan Cilacap.

Tradisi munggahan pun menyatu dengan panorama pantai, menghadirkan kebersamaan sederhana sebelum umat Muslim memasuki bulan suci Ramadhan.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru