spot_img
Minggu 15 Februari 2026
spot_img

Waduh! Ada Dua Kasus Bencana Longsor di Pangandaran

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran mencatat sebanyak dua kasus bencana tanah longsor sepanjang cuaca ekstrem Minggu, (15/2/2026).

‎Pertama, bencana longsor terjadi di wilayah Desa Bangun Jaya Kecamatan Langkaplancar. Di lokasi ini longsor menimpa tebing setinggi 100 meter.

‎Kepala pelaksana BPBD, Dodo Kusnadi mengatakan, lokasi longsor di wilayah tersebut sangat terjal, sehingga sulit untuk di evakuasi oleh alat berat milik BPBD Pangandaran.

Baca Juga: Longsor di Padaherang Pangandaran, Jalan Penghubung Dua Desa Terputus

‎”Ditanganinya sama Beko besar Dinas PU. Alhamdulillah sekarang sudah selesai di tangani,” ungkap Dodo.

‎Kejadian longsor berikutnya terjadi di Wilayah Padaherang. Menurut Dodo, longsor di wilayah ini bisa di evakuasi oleh Beko milik BPBD Pangandaran. “Insya Alloh bisa kita atasi,” katanya.

‎Meski dua kali di timpa bencana longsor, Dodo menyebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. “Karena kedua lokasi jauh dari pemukiman,” jelasnya.

‎Kendati demikian, Dodo menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada ketika melakukan sebuah perjalanan. Hal ini karena Kabupaten Pangandaran berpotensi tinggi terjadinya bencana longsor.

Baca Juga: Petani ‘Karbitan’ di Sindangwangi Pangandaran Panen Raya Jagung

‎”Di Kabupaten Pangandaran ini banyak sekali daerah-daerah yang terjal dan kemungkinan besar terjadinya bencana longsor,” ucapnya.

‎Menurut Dodo, Cuaca Ekstrem yang menimpa Jawa Barat, termasuk Pangandaran akan berakhir hingga akhir Februari mendatang.

‎”Menurut BMKG, Cuaca Ekstrem di Jawa Barat berakhir di bulan februari. Kalau di Jawa Tengah berakhir di bulan Maret,” pungkasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru