GARUT, FOKUSJabar.id: Pelita Intan Muda (PIM) Indonesia resmi melantik Badan Pengurus Pusat (BPP) dan Badan Pengurus Cabang (BPC) National Forum Tahun 2026 di Gedung Art Center, Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Minggu (15/2/2026).
Pelantikan tersebut menjadi babak baru bagi organisasi yang kini telah bertransformasi menjadi gerakan nasional dengan ribuan relawan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
BACA JUGA:
Listrik Sering Padam di Cisompet, Ormas GAS Segera Serbu Perhutani KPH Garut
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin mengapresiasi terhadap kiprah PIM Indonesia.
Dia menilai, PIM memiliki karakteristik unik dalam merangkul masyarakat untuk bergerak menuju perubahan yang lebih baik.
Nurrodhin mengingatkan adanya tantangan besar, Khususnya terkait kelompok rentan pada kategori Desil 1-5 yang masih memerlukan perhatian serius. Terutama di sektor ekonomi dan pendidikan.
Ketua Dewan Penasehat Pelita Intan Muda, Cecep M Ginanjar menekankan, fondasi utama organisasi ini adalah keikhlasan.
Pihaknya mengapresiasi para pengurus dan relawan yang telah memberikan waktu dan tenaganya tanpa pamrih.
Ketua Yayasan Pelita Intan Muda Indonesia, Ziad Ahmad Yunani mengajak seluruh pengurus untuk merenungi kembali makna “Pelita.”
Dia menegaskan, visi PIM menciptakan kebahagiaan dan menebarkan goresan sejuta senyuman bagi mereka yang membutuhkan.
BACA JUGA:
Tak Terima Perlakuan Oknum Dokter Puskesmas Cisewu, Keluarga Pasien Segera Lapor Bupati Garut
Ziad memaparkan pencapaian luar biasa organisasi dalam kurun waktu enam tahun terakhir.
Berawal dari gerakan lokal, kini Pelita Intan Muda telah tumbuh menjadi kekuatan sosial yang masif dengan jumlah relawan lebih dari 6.600 orang yang tersebar di berbagai cabang di seluruh Indonesia.
Dia mengucapan selamat kepada seluruh pengurus BPP dan BPC yang baru dilantik.
Ziad berharap, mereka dapat mengemban amanah untuk terus mengabdi kepada bangsa melalui aksi-aksi sosial yang berdampak nyata.
(Bambang Fouristian)



