spot_img
Sabtu 14 Februari 2026
spot_img

Pemkab Pangandaran Siapkan Rekayasa Parkir Pantai Barat

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Perhubungan menyiapkan rekayasa penataan kawasan wisata Pantai Barat Pangandaran guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan pengunjung.

Pemkab menuangkan rencana tersebut dalam surat resmi yang memuat simulasi kebijakan sterilisasi parkir di bahu dan badan jalan kawasan Pantai Barat.

Baca Juga: Petani ‘Karbitan’ di Sindangwangi Pangandaran Panen Raya Jagung

Dinas Perhubungan menjadwalkan simulasi selama dua hari, Senin–Selasa, 16–17 Februari 2025, mulai pukul 06.00 hingga 14.00 WIB. Kepala Dishub Pangandaran, Nana Sukarna, menyampaikan bahwa petugas akan memulai sosialisasi sejak pagi hari sebelum simulasi berjalan penuh.

“Kami berharap simulasi ini tersampaikan dengan baik kepada pelaku usaha maupun wisatawan,” ujar Nana, Sabtu (14/2/2025).

Skema Parkir Baru

Nana menuturkan telah menyusun sejumlah poin penataan untuk mengurangi kepadatan di sepanjang Pantai Barat:

  • Hotel yang memiliki lahan parkir memadai wajib menampung kendaraan tamunya di area masing-masing.
  • Hotel tanpa lahan parkir memadai mengarahkan kendaraan tamu ke Lahan Eks Pasar Wisata.
  • Wisatawan yang tidak menginap hanya boleh menurunkan penumpang di area pantai, lalu memarkir kendaraan di Lahan Eks Pasar Wisata.
  • Bus tidak boleh memasuki ruas Pantai Barat saat jam sibuk dan wajib parkir di Lahan Eks Pasar Wisata.
  • Kendaraan roda dua milik wisatawan akan terarah ke lima kantong parkir resmi, yaitu depan Hotel Grand Palma Horison, Parkir Nanjung Asri, Parkir Nanjung Sari, lahan kosong samping Melia Beach Hotel, dan Pangandaran Skatepark.
  • Kendaraan roda dua milik pelaku usaha akan tertata berdasarkan kelompok di 14 titik lokasi.

Sosialisasi Libatkan Banyak Pihak

Pihaknya melibatkan berbagai unsur dalam sosialisasi, mulai dari SKPD pembina sektor, petugas monitoring Pariwisatan dan Kebudayaan, petugas zonasi dan Satpol PP, hingga media dan influencer lokal. Petugas juga akan memutar pengumuman suara melalui Balawista di sepanjang pantai agar informasi menjangkau wisatawan secara langsung.

Melalui rekayasa ini, Pemkab Pangandaran ingin menciptakan kawasan Pantai Barat yang lebih tertib, aman, dan nyaman, sekaligus memperkuat citra destinasi unggulan Jawa Barat tersebut sebagai tujuan wisata yang ramah pengunjung.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru