TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: KADIN Kota Tasikmalaya kembali menggelar Tasikmalaya Economic Forum (TEF) 2026 sebagai ruang temu antara pelaku usaha dan pemerintah daerah. Forum yang berlangsung di Cordela Suites Hotel, Jalan Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Jumat (13/2/2026), mengangkat tema “Relevansi Kebijakan Ekonomi Pemerintah Kota Tasikmalaya Bagi Dunia Usaha”.
Panitia mengemas forum dalam format diskusi dan dialog interaktif. Para pengusaha, asosiasi usaha, unsur pemerintah daerah, hingga konsultan bisnis profesional membedah berbagai isu strategis, mulai dari iklim investasi hingga arah kebijakan ekonomi daerah.
Baca Juga: Dandim 0612/Tasikmalaya Usung Visi Sinergi Ulama-TNI
Ketua KADIN Kota Tasikmalaya, Asep Saepulloh, menegaskan bahwa TEF menjadi wadah berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta merumuskan solusi atas berbagai tantangan dunia usaha.
“Forum ini mempertemukan pengusaha dan pemerintah dalam satu ruang dialog. Kami ingin ada interaksi aktif untuk merumuskan strategi pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya,” ujar Asep.
Menurutnya, KADIN memegang peran strategis sebagai jembatan komunikasi dan advokasi antara pelaku usaha dengan pemerintah. Organisasi tersebut tidak hanya mengakomodasi aspirasi pengusaha, tetapi juga mendorong kebijakan yang mendukung perkembangan sektor ekonomi.
Asep menekankan pentingnya kepastian regulasi untuk menarik minat investor. Ia menilai pemerintah daerah perlu menghadirkan iklim usaha yang kondusif dan sistem perizinan yang mudah. Kemudian memberikan akses transportasi yang memadai, serta kejelasan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
“Investor membutuhkan kepastian. Tanpa RDTR yang jelas dan iklim usaha yang sehat, sulit bagi daerah berbicara soal investasi,” tegasnya.
Peran Kebijakan Pemerintah untuk Menggandeng Investor
KADIN juga terus melakukan pendekatan kepada pelaku bisnis dan calon investor agar melirik Tasikmalaya sebagai tujuan investasi. Namun, Asep mengingatkan bahwa daya tarik tersebut harus didukung kebijakan konkret dari pemerintah daerah.
Ia berharap hasil diskusi dalam TEF 2026 tidak berhenti sebagai wacana, melainkan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan ekonomi oleh pemerintah kota.
“Kami ingin setiap gagasan yang muncul dalam forum ini benar-benar ditindaklanjuti sebagai arah kebijakan pembangunan ekonomi,” katanya.
Melalui forum ini, KADIN optimistis Kota Tasikmalaya dapat memperkuat daya saing investasi dan membuka sektor ekonomi baru. Serta meningkatkan pertumbuhan dan pendapatan daerah secara berkelanjutan.
(Seda)



