spot_img
Jumat 13 Februari 2026
spot_img

Bupati Ciamis Soroti Akuntabilitas Keuangan di Kecamatan Purwadadi

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Dalam upaya memperkuat kualitas pemerintahan desa, Bupati Ciamis Jawa Barat (Jabar), Herdiat Sunarya  gelar kegiatan pembinaan dan pengawasan. Salah satunya di wilayah kecamatan Purwadadi, Kamis (12/2/2026) kemarin.

Menurut Herdiat, halitu dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menjalankan pemerintahan.

BACA JUGA:

Bupati Ciamis Soroti Peluang Besar Pertanian Desa untuk Ketahanan Pangan

Dia menegaskan, pengelolaan anggaran desa harus di lakukan secara tertib dan sesuai ketentuan. Pasalnya, administrasi keuangan yang baik menjadi pelindung aparatur desa dari persoalan hukum. Sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Pengelolaan keuangan desa harus di rencanakan dengan baik dan sesuai prosedur. Jangan sampai ada penggunaan anggaran yang tidak bisa di pertanggungjawabkan,” tegas Bupati Ciamis.

Herdiat meminta setiap program desa di susun secara matang, terukur serta mengacu pada aturan yang berlaku.

Bupati juga menyoroti penataan aset desa. Aset berupa tanah, bangunan maupun barang bergerak harus di data serta di catat secara administratif.

“Aset desa itu milik masyarakat. Jadi wajib di jaga dan  di tata dengan benar. Administrasinya harus lengkap agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” pesannya.

Bupati mengimbau pemerintah desa meningkatkan koordinasi dengan Inspektorat agar setiap kebijakan dapat di konsultasikan sejak awal. Termasuk dalam proses pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

“Semua harus hati-hati dan mengikuti aturan. Jangan sampai perangkat desa bermasalah hukum karena kelalaian administrasi,” tegasnya.

Herdiat menambahkan, kepala desa perlu terus melakukan pembinaan kepada perangkatnya. Dengan begitu, berjalan optimal serta pelayanan publik semakin baik.

Dia mengajak pemerintah desa mendukung program prioritas pemerintahpusat. Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat serta layanan cek kesehatan gratis melalui sosialisasi langsung kepada masyarakat.

Bupati juga menyinggung persoalan lingkungan. Terutama penanganan sampah. Ia mendorong aparatur desa terus mengedukasi masyarakat agar terbiasa memilah sampah dari rumah tangga.

“Kita harus mulai dari lingkungan sendiri. Peran masyarakat dan gotong royong sangat menentukan keberhasilan pengelolaan sampah,” katanya.

Di bidang pertanian, wilayah Lakbok dan Purwadadi memiliki peran strategis sebagai sentra produksi padi di Kabupaten Ciamis.

Karenanya, Da berharap kawasan tersebut tetap menjadi penopang ketahanan pangan daerah.

Namun Dia mengingatkan adanya indikasi penurunan kualitas tanah akibat penggunaan bahan kimia berlebih. Karena itu, petani di anjurkan mulai memanfaatkan pupuk organik.

“Kalau ingin lahan tetap subur dalam jangka panjang, penggunaan pupuk organik perlu di tingkatkan,” pungkasnya.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru