spot_img
Jumat 13 Februari 2026
spot_img

11 Kelurahan di Bandung Masuk Zona Rentan Pangan, DKPP Fokuskan Intervensi Terarah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mengidentifikasi 11 kelurahan yang masih berada dalam kategori rentan pangan. Temuan tersebut muncul setelah tim melakukan pemetaan menyeluruh terhadap 151 kelurahan menggunakan Sistem Pemetaan Kerawanan dan Kerentanan Pangan (SPA).

Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, menegaskan bahwa pihaknya membagi seluruh kelurahan ke dalam empat tingkatan prioritas, mulai dari prioritas 1 hingga prioritas 4. Melalui klasifikasi itu, pemerintah dapat menentukan wilayah yang membutuhkan perhatian lebih cepat dan terukur.

Baca Juga: Stabilkan Harga Pangan Jelang Ramadan, DKPP Kota Bandung Kembali Gelar GMP

“Dari total 151 kelurahan, sekitar 11 kelurahan masih masuk kategori rentan pangan. Kami memetakan semuanya secara detail dan berbasis data,” ujar Gin Gin, Jumat (13/2/2026).

Gin Gin menekankan bahwa kerentanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan makanan. Pemerintah juga mengukur kemampuan masyarakat dalam mengakses pangan serta kondisi fasilitas dasar yang mendukung kualitas hidup.

Tim penilai memasukkan indikator seperti akses air bersih, sanitasi, hingga kebersihan lingkungan rumah tangga dalam proses evaluasi. Faktor-faktor tersebut berpengaruh langsung terhadap ketahanan pangan keluarga.

“Kerentanan pangan tidak sekadar soal ada atau tidaknya makanan. Akses terhadap pangan, ketersediaan air bersih, sanitasi, dan kondisi rumah tangga juga menjadi penentu,” jelasnya.

DKPP kini mengarahkan berbagai program ke wilayah prioritas. Pemerintah menggulirkan Gerakan Pangan Murah (GPM), menjalankan program Pengendalian Kerawanan Pangan (Pengersa), serta menyalurkan bantuan pangan bagi keluarga rentan. Dinas Sosial juga memperkuat intervensi melalui skema bantuan sosial yang menyasar kelompok terdampak.

Gin Gin menyebut sejumlah wilayah yang masih berada dalam kategori rentan, di antaranya Babakan Ciparay bagian bawah, beberapa titik di Bandung Kulon, serta kawasan Cimbuleuit.

Dengan pemetaan berbasis data tersebut, pemerintah kota berupaya memastikan setiap intervensi tepat sasaran dan mampu menekan angka kerentanan pangan secara bertahap.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru