TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya bergerak cepat merespons keluhan warga terkait limbah program Makan Bergizi Gratis (MBG). Aparat kecamatan langsung mengumpulkan seluruh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam forum evaluasi dan pembinaan, Kamis (12/2/2026).
Pertemuan berlangsung di dapur SPPG Cibuntu dan menghadirkan Kepala Bidang Lingkungan Hidup Dinas PUTRPRKPLH Kabupaten Tasikmalaya, Farhan. Ia memberikan arahan teknis terkait sistem pengelolaan limbah agar sesuai standar lingkungan.
Baca Juga: 69 Lurah Kota Tasikmalaya Konsolidasi, Sinkronkan Program hingga PBB
Camat Taraju, Dedi Herniwan, menegaskan komitmen pemerintah kecamatan dalam memastikan seluruh dapur MBG menjalankan pengelolaan limbah secara tertib dan bertanggung jawab.
“Kami ingin setiap dapur MBG di Taraju memiliki sistem pengolahan limbah yang memadai. Kenyamanan dan kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tegas Dedi.
Sebagai langkah konkret, SPPG Taraju 2 langsung melakukan pembenahan. Pengelola menambah saluran pipa sepanjang kurang lebih 15 meter dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menuju titik pembuangan yang lebih aman. Selain itu, mereka menyiapkan pemasangan grease trap untuk memisahkan kandungan minyak dan lemak dari air limbah sebelum dialirkan.
Farhan menyampaikan bahwa tim Lingkungan Hidup bersama pihak kecamatan telah meninjau lokasi secara langsung. Ia juga meminta seluruh pengelola SPPG melengkapi fasilitas IPAL serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar dapur produksi.
“Program MBG harus memberi manfaat gizi tanpa memunculkan persoalan lingkungan. Karena itu, setiap SPPG wajib memenuhi standar pengelolaan limbah,” ujarnya.
Melalui langkah evaluasi dan pembenahan ini, Kecamatan Taraju berupaya memastikan program MBG berjalan optimal sekaligus tetap menjaga kualitas lingkungan dan kenyamanan warga.
(Farhan)



