MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Tradisi Munggahan atau menyambut datangnya bulan suci Ramadan yaitu identik dengan makan bersama keluarga.
Namun, ada yang berbeda dan jauh lebih spektakuler munggahan kali ini di Situ Cipanten, Desa Gunungkuning, Majalengka pada Minggu (15/02/2026) mendatang.
Hartono Soekwanto, pengusaha sukses asal Bandung yang di juluki Bos Koi, memilih Situ Cipanten sebagai lokasi munggahan istimewa.
Baca Juga: Mengintip Ribuan Koi Harga Selangit di Situ Cipanten Majalengka
Hartono Sukwanto datang tidak sendirian, ia memboyong rombongan besar, mulai dari Irfan Hakim, Panji Petualang, hingga jamaah pengajian untuk bersyukur atas karunia alam sebelum memasuki bulan puasa.
Munggahan dengan “Sedekah” Alam
Bagi Hartono Soekwanto munggahan kali ini bukan sekadar berkumpul. Ia membawa misi pelestarian lingkungan dengan menebar kembali ribuan ikan Koi kelas premium di Situ Cipanten.
”Alhamdulillah, saya bersama Irfan Hakim, Panji Petualang, dan rombongan ibu-ibu pengajian akan melakukan Munggahan di Situ Cipanten,” ungkap Hartono.
Sebelumnya Bos Koi Hartono Soekwanto pada Januari 2026 lalu menebar 2 ribu lebih ikan Koi kelas premium dengan nilai pantastis di Situ Cipanten Majalengka.
Bahkan satu ekor Koi Sultan tersebut harganya ada yang setara dengan Pajero Sport karena memiliki darah langsung dari Jepang.
Nah kenapa momen munggahan kali ini menjadi sangat emosional, karena Irfan Hakim pun turut menyumbangkan 2.000 ekor ikan koi kesayangannya yang dikembangbiakkan khusus di rumahnya.
Alih-alih menyimpannya untuk koleksi pribadi, Irfan memilih melepasnya di Situ Cipanten agar ikan-ikan tersebut bisa hidup lebih bahagia di habitat yang luas dan alami.
Ikatan Batin dan Energi Positif
Pilihan lokasi Situ Cipanten untuk acara Munggahan ini bukan tanpa alasan. Hartono mengaku memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan tempat ini.
Menurutnya, energi alam di Situ Cipanten sangat ideal untuk peristirahatan ikan-ikan “Sultan” miliknya.
”Energi alam di sini luar biasa. Ikan-ikan yang saya tebar sebulan lalu semuanya sehat, bahagia, dan tidak ada yang mati meskipun cuaca sedang ekstrem,” tambahnya.
Berkah Munggahan Bagi Warga Desa
Acara Munggahan para pesohor ini ternyata membawa dampak ekonomi luar biasa bagi warga setempat.
Baca Juga: Situ Cipanten, Danau Jernih Majalengka yang Disulap Jadi Istana Koi Sultan
Kepala Desa Gunung Kuning, Rudi Yudistira Gozali, menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat untuk ikut “Munggahan” sambil melihat Koi Sultan melonjak tajam. Dan Wisata Perahu Transparan, Sudah terpesan penuh (full booked) hingga Maret.
Ekonomi Lokal, Warung dan UMKM di sekitar danau kecipratan berkah dari ramainya pengunjung yang penasaran melihat langsung aksi Bos Koi dan Irfan Hakim.
Kegiatan Munggahan ini menjadi simbol harmonisasi antara manusia, hobi berkelas, dan pelestarian alam yang memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Desa Gunungkuning.
(Abdul Latif)



