spot_img
Rabu 11 Februari 2026
spot_img

Tak Terima Diklaim BPBD, Organisasi Rentan Duduki Kantor Sekda Garut

GARUT, FOKUSJabar.id: Organisasi Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (Rentan) mendatangi kantor Sekda Garut Jawa Barat (Jabar), Rabu (11/2/2026).

Mereka protes atas dugaan klaim BPBD Garut yang di gelar DPC Rentan, Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) dan Wanita Binangkit Indonesia (WBI) terkait mitigasi bencana di Kampung Cijaringao Desa Sukajaya Kecamatan Sukaresmi, Senin (9/2/2026) lalu.

BACA JUGA:

Darurat Longsor, Sekolah Sungai Cimanuk Gencar Sosialisasi Mitigasi Bencana

Dugaan klaim BPBD Garut tersiar di Media Sosial (Medos) Instagram dan pemberitaan di sejumlah media. Sehingga membuat pengurus DPD Rentan Jabar dan DPC Garut naik pitam.

Sekda Garut, Nurdin Yana menerima silaturahmi dan audensi pengurus Rentan. Mereka menyampikan kekesalannya atas klaim pihak BPBD.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Garut, Daris Hilman menyanggah klaim tersebut. Menurut Dia, dua orang anggotanya hadir ke lokasi dan memberikan dukungan.

Namun pernyataan Daris Hilman di bantah Ketua DPD Rentan Jawa Barat, Toni Sonjaya. Dia menyebut, apa yang di sampaikan pihak BPBD hanya merupakan dalih. Faktanya di daftar tamu tidak ada dari pihak BPBD Garut yang hadir.

“Jauh-jauh hari Kami sudah bersurat. Jangankan dukungan yang sifatnya berbentuk materi, Kami meminjam tenda saja tidak di realisasi,” ungkapnya.

“Parahnya lagi, postingan di medsos yang secara resmi framing acaranya seakan-akan di lakukan BPBD,” Toni menambahkan.

BACA JUGA:

KSB Jaringao Garut Gelar Mitigasi Longsor Skala Besar

Pihaknya berharap, BPBD Garut meminta maaf secara terbuka dan mengubah tayangan tersebut. Judulnya, kegiatan mitigasi bencana atas inisiasi DPC Rentan Garut, SSC dan WBI yang di bantu Dinas Kesehatan, TBI/Polri serta masyarakat Desa Sukajaya Kecamatan Bayongbong.

Sekda Garut, Nurdin Yana menyampaikan permohonan maaf atas tayangan kegiatan kemanusiaan Rentan, SSC dan WBI.

“Saya perintahkan Pak Daris (BPBD Garut) segera mengubah tayangan dan menampilkan rekan-rekan relawan selaku inisiator kegiatan penanaman pohon,” kata Nurdin Yana.

Selain itu, Sekda juga meminta BPBD Garut agar memberikan dukungan penguatan kepada lembaga relawan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, organisasi Rentan, Sekolah Sungai Cimanuk dan Wanita Binangkit Indonesia (WBI) Garut menanam 5 ribu pohon di Kampung Cijaringao Desa Sukajaya Kecamatan Sukaresmi, Senin (9/2/2026).

Penanaman 5 ribu pohon tersebut sebagai langkah nyata mitigasi bencana pascalongsor yang terjadi dua bulan lalu di wilayah tersebut.

Selain fokus pada penanganan lingkungan, acara tersebut juga di kolaborasikan dengan layanan kesehatan dan santunan sosial.

Direktur Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) Garut, Mulyono Khaddafi menegaskan, penanaman 5 ribu pohon adalah hasil rekomendasi dari sosialisasi mitigasi bencana yang di lakukan sebelumnya.

Dia menyebut, Kampung Cijaringao butuh vegetasi tanaman keras untuk mengikat tanah yang labil.

“Salah satu hasil mitigasi, lokasi longsor tersebut perlu tamanan keras untuk mengantisipasi longsor susulan,” kata Mulyono.

Mulyono mengajak seluruh masyarakat Desa Sukajaya untuk memelihara dan menjaga pohon-pohon tersebut agar tumbuh maksimal. Dengan begitu, menjadi benteng alam bagi kita semua.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru