spot_img
Rabu 11 Februari 2026
spot_img

Polemik MBA Seret Nama Kader Golkar, Ketua DPD Pangandaran Buka Suara

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id: Kasus investasi bodong MBA di duga menyeret sejumlah nama kader Partai Golkar Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat (Jabar).‎

‎Ketua DPD Golkar Pangandaran, M. Taufik Martin mengatakan, pihaknya tidak akan terburu-buru mengambil tindakan organisatoris sebelum ada kejelasan status hukum yang tetap.

BACA JUGA:

Investasi Bodong MBAstrack Tipu Ribuan Warga Pangandaran

‎Dia menyatakan sikap untuk tetap menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

‎”Saya tidak ingin Partai Golkar tercemar dengan hal-hal itu. Jadi, lebih elegan jika kita menunggu kabar dari pihak kepolisian mengenai status pidana atau perdatanya,” kata Taufik Martin. ‎

Dia menegasakan, operasional unit usaha MBA merupakan ranah personal dan tidak berkaitan dengan instruksi maupun kebijakan partai.

‎Dia mengaku, baru mengetahui adanya gejolak terkait persoalan tersebut. Termasuk isu hambatan pencairan dana menjelang rapat paripurna pada Kamis 5 Februari lalu.

‎Hingga saat ini, partai masih memantau perkembangan kasus yang di sebut-sebut menyeret nama D, E dan Y.

‎Sebelumnya, ratusan warga di Kabupaten Pangandaran menggeruduk kantor MBA (MBAstack Limited Company) di wilayah Kecamatan Parigi, Senin (9/2/2026).

‎Mereka di duga menjadi korban investasi bodong setelah dana yang di tanamkan tak kunjung bisa di cairkan.

BACA JUGA:

Ratusan Member Geruduk Kantor MBAstrack di Pangandaran 

‎Aksi massa sempat memanas lantaran warga merasa di rugikan. Saat di datangi, kantor MBA dalam kondisi tertutup dan tidak terdapat satu pun pegawai di lokasi.

‎Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, puluhan personel Polres Pangandaran turun tangan untuk meredam emosi warga.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru