PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kondisi Terminal Tipe C Kalipucang memicu keluhan warga dan pedagang. Bangunan yang menjadi simpul transportasi menuju Priangan Timur hingga Jawa Tengah itu kini terlihat rapuh dan tidak terawat.
Pantauan di lokasi, Rabu (11/2/2026) siang, memperlihatkan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan serius. Struktur atap mulai lapuk, serpihan material bangunan berserakan di lantai, dan lingkungan terminal tampak kurang terurus.
Baca Juga: Polemik MBA Seret Nama Kader Golkar, Ketua DPD Pangandaran Buka Suara
Tak hanya bangunan utama, akses jalan menuju terminal yang berada di dekat Pasar Tradisional Kalipucang juga rusak. Kondisi tersebut menyulitkan kendaraan dan mengganggu aktivitas pedagang maupun calon penumpang.
Terminal Kalipucang selama ini melayani rute Pangandaran menuju Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, Bandung, hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Namun kondisi fisik yang memburuk justru menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan dan kenyamanan.
Tokoh masyarakat Kalipucang, Sobirin (60), menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai pemerintah belum menunjukkan langkah konkret meski kerusakan sudah berlangsung lama.
“Terminal ini seharusnya dirawat dan dibangun supaya nyaman seperti pasar. Sudah lama kondisinya begini. Sering ada yang kontrol, tapi hanya datang dan melihat saja,” ujarnya.
Permohonan Perbaikan dari Tahun 2020
Sobirin mengungkapkan, kerusakan mulai terlihat sejak masa kepemimpinan bupati sebelumnya. Warga bahkan sudah mengajukan permohonan perbaikan sejak 2020.
“Pengajuan sudah dari tahun 2020. Jangan dibiarkan terus. Pedagang di sini banyak yang bergantung pada aktivitas terminal,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Pangandaran, Nana Sukarna, mengakui terminal memang membutuhkan perbaikan segera. Ia berjanji akan menindaklanjuti aduan masyarakat.
“Saya baru menjabat tahun ini. Insyaallah kami tindak lanjuti. Rencana perbaikan akan kami upayakan masuk dalam anggaran perubahan,” jelas Nana.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, juga menyatakan pemerintah daerah tidak mengabaikan kondisi tersebut. Saat meninjau Pasar Kalipucang pada Senin (9/2/2026), ia meminta masyarakat bersabar.
“Saya tahu kondisinya mulai rusak. Mohon waktu, kami akan memperbaikinya secara bertahap,” kata Citra.
Ia menegaskan pemerintah akan memprioritaskan perbaikan akses jalan umum yang melintasi kawasan terminal pada tahun ini, sebelum melanjutkan pembenahan fasilitas lainnya.
Warga kini menunggu realisasi janji tersebut, berharap Terminal Kalipucang kembali layak dan aman sebagai pusat mobilitas masyarakat.
(Sajidin)



