spot_img
Rabu 11 Februari 2026
spot_img

Camat dan Polsek Taraju Tasikmalaya Tinjau Limbah MBG, Enam SPPG Dievaluasi Kamis Besok

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kecamatan Taraju langsung bergerak menyikapi keluhan warga terkait bau tak sedap yang diduga berasal dari limbah program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Kaum Kaler, Desa Taraju Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya.

Camat Taraju, Dedi Herniwan, mendatangi lokasi bersama jajaran Polsek Taraju, Selasa (10/2/2026). Ia ingin memastikan kondisi lapangan sekaligus mendengar langsung keluhan masyarakat.

Baca Juga: Kota Tasikmalaya Jadi Daerah Pertama Launching Program Kampung Sosial Jabar

“Kami turun bersama kepolisian agar persoalan ini segera tertangani dan tidak berlarut,” ujar Dedi, Rabu (11/2/2026).

Setelah meninjau lokasi, pihak kecamatan langsung menyusun langkah evaluasi. Dedi mengundang enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Taraju untuk mengikuti rapat koordinasi di kantor kecamatan, Kamis (12/2/2026).

Kecamatan juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, serta aparat kepolisian dalam pertemuan tersebut. Pemerintah ingin memperkuat pengawasan sekaligus memastikan seluruh pengelola dapur mematuhi standar pengelolaan limbah.

“Kami ingin semua pengelola menjalankan aturan dengan benar. Program MBG harus tetap memberi manfaat tanpa menimbulkan dampak lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SPPG Dapur MBG Taraju 2, Ikhsan Mulyadi, menyatakan kesiapan untuk melakukan pembenahan. Ia berjanji akan memperbaiki sistem pengolahan limbah agar tidak lagi mengganggu warga sekitar.

“Kami segera membenahi sistem pengolahan limbah supaya lebih tertib dan ramah lingkungan,” kata Ikhsan.

Ia menjelaskan dapur MBG Taraju 2 sudah mengantongi Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS). Namun, pengelola masih mengurus izin Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar operasional dapur semakin sesuai ketentuan.

Pemerintah Kecamatan Taraju berharap evaluasi ini menjadi titik awal perbaikan menyeluruh. Dengan pengawasan yang lebih ketat, program MBG diharapkan berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan di tengah masyarakat.

(Farhan)

spot_img

Berita Terbaru