spot_img
Rabu 11 Februari 2026
spot_img

Banjar Buka Keran Investasi, PLTS Rp4,2 Triliun Siap Dibangun

BANJAR, FOKUSJabar.id: Wali Kota Banjar Sudarsono menegaskan komitmennya untuk menghapus persepsi negatif soal iklim investasi di wilayahnya. 

Dalam satu tahun kepemimpinannya, ia fokus membangun kepercayaan investor agar Banjar tak lagi di anggap sulit di masuki.  

“Selama ini persepsi investor masuk Banjar itu sulit harus di hapuskan. Saya ingin menarik investor ke Banjar. Kita di Banjar ini ingin memastikan ada potensi,” tegas Sudarsono, Rabu (11/2/2026).  

Baca Juga: Kecewa Kinerja Inspektorat, Warga Rejasari Kota Banjar Lapor Polda Jabar

Langkah konkret mulai terlihat. Proyek strategis dari Indonesia Power akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 MW di lahan 130 hektare. 

Nilai investasi mencapai Rp 4,2 triliun dengan target konstruksi di mulai 2027. Proyek ini di harapkan memperkuat ketahanan energi sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).  

Selain energi hijau, Pemkot Banjar menyiapkan dua kawasan pengembangan ekonomi yaitu kawasan Ekonomi Kota sebagai pusat kegiatan ekonomi terpadu.  

Kemudian optimalisasi lahan sekitar Terminal untuk kawasan komersial dan jasa. Lokasi ini di lirik merek makanan cepat saji seperti KFC dan McDonald’s, meski masih tahap penjajakan.  

Untuk menarik minat investor, Sudarsono menurunkan harga tanah di area terminal. NJOP yang semula Rp 1,8 juta per meter persegi, di turunkan menjadi Rp 1,035 juta. 

Baca Juga: Oknum ASN Kembalikan Dana BPJS, Wali Kota Banjar Tetap Jatuhkan Sanksi

“Akhirnya setelah saya di lantik, kita turunkan lagi menjadi Rp 1.035.000 per meter untuk tanah yang di terminal,” ujarnya.  

Sudarsono menyadari transformasi ekonomi Banjar di tengah krisis global butuh dukungan semua pihak. Ia menekankan peran media dan publik sebagai mitra kritis sekaligus solusi. 

“Dalam situasi sulit ini, memberikan masukan dan suport, pers harus menjadi solusi untuk bisa lebih baik lagi. Apalagi di tengah krisis keuangan seperti ini. Saya tidak anti kritik,” tuturnya. 

(Budiana Martin)

spot_img

Berita Terbaru