CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya langsung turun ke lapangan meninjau wilayah terdampak banjir di Kecamatan Pamarican dan Cidolog. Langkah cepat ini bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan maksimal serta kebutuhan warga terdampak segera terpenuhi.
Hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah selatan Kabupaten Ciamis sejak Senin (9/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Debit air Sungai Citalahab melonjak tajam hingga merusak tanggul, memicu luapan air dari Sungai Citalahab dan Sungai Ciseel ke permukiman warga.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Warga Ciamis Ritual Ngembang di Situs Wira Utama
Genangan air merendam Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, meliputi RT 01 hingga RT 07 RW 02. Banjir juga menerjang Dusun Ciparay, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog, tepatnya di RT 01 RW 01.
Di lokasi bencana, Herdiat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama. Ia memastikan seluruh perangkat daerah bergerak cepat menangani kondisi darurat sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan.
“Pemerintah hadir untuk melindungi masyarakat. Penanganan tanggul yang rusak harus segera dilakukan agar banjir tidak kembali terjadi,” ujar Herdiat, Selasa (10/2/2026).
Selain fokus pada kondisi darurat, Herdiat juga menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan langkah pascabencana, termasuk perbaikan fasilitas umum serta upaya pencegahan agar dampak banjir tidak meluas ke wilayah lain.
Tidak Ada Korban Jiwa
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menyampaikan bahwa hasil pendataan sementara tidak menemukan korban jiwa akibat banjir tersebut. Namun, kondisi banjir memaksa puluhan warga mengungsi demi keselamatan.
“Sebanyak 47 warga mengungsi ke Masjid Nurul Haq dan Madrasah Al-Ikhsan,” kata Ani.
BPBD Kabupaten Ciamis bersama TNI, Polri, dan relawan terus melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari evakuasi warga, penyaluran bantuan logistik berupa makanan dan kebutuhan dasar, hingga koordinasi dengan BBWS Citanduy untuk mendatangkan alat berat guna menutup tanggul yang jebol.
Ani menambahkan, pemerintah daerah terus memantau situasi di lapangan dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
(Husen Maharaja)



