spot_img
Selasa 10 Februari 2026
spot_img

Disdamkarmat Garut Evakuasi Ular Sanca Seukuran Tiang Telpon

GARUT, FOKUSJabar.id: Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) berhasil mengevakuasi seekor ular sanca kembang seukuran tiang telpon, Senin (9/2/2026) malam.

Ular Sanca seukuran tiang telpon tersebut di evakuasi di Kampung PLP Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler.

BACA JUGA

Cuaca Ekstrem Terjang Banyuresmi Garut, Satu Rumah Ambruk

Ular Sanca sepanjang 5 meter dengan bobot 20 kilogram tersebut pertama kali di temukan oleh seorang warga setempat, Ny Ima sekitar pukul 18.13 WIB.

Saat itu, Dia sedang melintas untuk mengantarkan takjil ke masjid setempat.

Dia terkejut melihat ular besar melintang di jalan dan masuk ke semak-semak. Selanjutnya menghubungi call center Mako Disdamkarmat Garut.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko mengapresiasi kesigapan warga yang langsung melapor.

“Kami menerima laporan pada pukul 18.13 WIB. Regu 3 dari Mako pusat di terjunkan. Mengingat ukuran ular yang cukup besar, personel bergerak cepat agar tidak menimbulkan keresahan lebih lanjut di pemukiman warga,” katanya.

BACA JUGA:

Wanaraja dan Karangpawitan Terdampak Hujan Deras di Garut

Menempuh jarak sekitar 5,3 kilometer, petugas tiba di lokasi pada pukul 19.05 WIB. Tim penyelamat langsung melakukan penyisiran di area semak-semak.

Proses evakuasi berlangsung singkat namun dramatis. Petugas hanya butuh waktu sekitar 9 menit untuk mengamankan ular jenis Sancang Kembang tersebut.

Menggunakan peralatan standar penyelamatan, tim berhasil menangkap ular tersebut pada pukul 19.14 WIB.

BACA JUGA:

Dikritik Masyarakat, Kades Wangunjaya Garut Bilang Begini

“Saat ini ular sudah kami amankan di Mako Disdamkarmat. Selanjutnya akan di lepasliarkan ke habitat yang jauh dari pemukiman atau di serahkan kepada pihak terkait,” ungkap Eko.

Pihak Disdamkarmat mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Garut agar tetap waspada. Terutama di musim-musim tertentu di mana hewan melata sering muncul di area pemukiman.

Warga juga di minta segera melapor ke nomor darurat jika menemukan situasi serupa.

(Y.A. Supianto)

spot_img

Berita Terbaru