PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Bank BJB memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Pangandaran melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani jagung. Program ini menyasar peningkatan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.
Melalui KUR, Bank BJB membantu petani memenuhi kebutuhan modal pada masa tanam jagung. Pembiayaan mencakup pengadaan benih, pupuk, sarana produksi pertanian, serta biaya operasional selama proses tanam hingga perawatan tanaman.
Skema kredit berbunga ringan dengan persyaratan yang mudah membuat KUR BJB menjadi solusi permodalan bagi petani kecil dan menengah. Akses pembiayaan ini diharapkan mendorong petani meningkatkan skala dan kualitas produksi jagung.
Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyambut positif program tersebut. Penyaluran KUR sejalan dengan strategi daerah dalam mengembangkan jagung sebagai salah satu komoditas unggulan pertanian. Selain berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, program ini juga berkontribusi menjaga stabilitas pasokan jagung di wilayah Pangandaran.
Manager Bisnis Komersil dan UMKM Bank BJB, Wisnu Wibowo, menegaskan bahwa penyaluran KUR mencerminkan komitmen perbankan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya sektor pertanian.
“Bank BJB tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga melakukan pendampingan dan monitoring agar pemanfaatan kredit berjalan optimal dan tepat sasaran,” ujar Wisnu, Sabtu (7/2/2026).
Manfaat program ini langsung dirasakan petani. Yusdiana, salah satu penerima KUR, mengaku terbantu dengan kemudahan akses permodalan untuk usaha tani jagungnya.
“Saya berharap KUR BJB terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak petani, sehingga pertanian jagung di Pangandaran bisa berkembang secara berkelanjutan,” katanya.
(Sajidin)


